Showing posts with label INSPIRASI HIDUP. Show all posts
Showing posts with label INSPIRASI HIDUP. Show all posts

Cerita Sebenarnya Video Istri Polisi Gendong Suami Lumpuh, Lihat Foto Lawas Mereka, Banjir Doa

Cerita Sebenarnya Video Istri Polisi Gendong Suami Lumpuh, Lihat Foto Lawas Mereka, Banjir Doa

Video istri polisi gendong suaminya yang lumpuh viral di media sosial. Cerita sebenarnya di balik video itupun terungkap.

Selain itu, terkuak pula sosok polisi dan istrinya dalam video tersebut.

Video istri polisi gendong suaminya yang lumpuh itu, satu di antara diunggah oleh akun Instagram terverifikasi @divisihumaspolri.

Dalam video tersebut, terlihat wanita itu menggendong suaminya yang tengah lumpuh.

Wanita tersebut menggendong suaminya mulai dari turun mobil hingga menuju perahu. Tubuh sang suami tampak kurus.

Dilansir dari keterangan postingan Divisi Humas Polri, sosok pria yang digendong istrinya itu adalah Korps Brimob Bharatu Andi Zulfikar.

Ia digendong oleh istrinya karena tengah mengalami sakit.

Meski demikian, sang istri tak meninggalnya dan justru rela berkorban untuknya.

“Perjuangan Seorang Bhayangkari Untuk Suami

Ini adalah potret perjuangan seorang Bhayangkari kepada suami.

Seorang anggota Korps Brimob, Bharatu Andi Zulfikar yang tengah mengalami sakit.

Keadaannya tidak membuat sang istri menjadi lemah atau meninggalkannya justru sang istri rela berkorban untuk menemani dan menjaganya.

Karena cinta yang sesungguhnya menerima pasangan hidup kita apa adanya dalam suka maupun duka.

KAKIKU UNTUK AKU DAN SUAMIKU,” tulis akun Divisi Humas Polri, dikutip TribunJatim.com, Selasa (10/12/2019).

Postingan Divisi Humas Polri pun banjir komentar doa dari para warganet.

sitiaminah729: Semoga diberi kesembuhan

vio.ibrahim.08: Semoga lekas sembuh allah angkat penyakitnya aamiin

khaizuranalfi: Isteri idaman setia terhdp suami

riski1986: Bhayangkari sejati. Panutan kepada bhayangkari yang lainnya.

dbadriyah: Terharu…. Cinta sejati

liyanto_w: Benar2 perhiasan di dunia.

nnindrasari: Wanita hebat, dan suami yang tabah, semoga keluarga bapak selalu diberi kebahagiaan dan berkah yang melimpah…salut

rujakoya: OMG terharu saya, luar biasa , ini yang di namakan cinta sejati

n_yani71: Semoga mereka kuat dan tabah menjalaninya…Semoga bpk Bharatu Andi Zulfikar segera diberi kesembuhan dan sehat kembali oleh Allah swt..Aamin YRA ,semangat
7h

wsri4721: Berarti Istri yg Setia. dalam Keadaan susah maupun senang.

regenerasi82: Semoga lekas sembuh dan pulih kembali , salut buat mbaknya

linaamperawati: Sedih yaa Allah Syafakillah aamiin aamiin yaa mujibassailin

Pantauan TribunJatim.com, video itu juga diviralkan oleh akun Instagram @yuni.rusmini.

Terungkap pula foto-foto lawas pasangan tersebut.

Sang istri memiliki akun Facebook bernama Suci Rahmawati.

Sedangkan akun Facebook suaminya adalah Andi Zulfikar Agpol.

Foto-foto lawas Suci Rahmawati dan Andi Zulfikar pun banyak terlihat di akun Facebook mereka.

Kala itu, Andi masih dalam kondisi sehat dan tampak memakai seragam polisi.

Begitu pula Suci, yang juga terlihat memakai baju bhayangkari.

Berikut di antaranya:

Sumber: tribunnews.com

Bayi yang Diprediksi Jadi Kiai

Bayi yang Diprediksi Jadi Kiai

Tahun 1952, seorang ibu muda yang selalu memakai kain batik, baju kebaya, dan menutupi kepalanya dengan kerudung menggendong bayinya naik delman di wilayah selatan Kabupaten Pekalongan yang sejuk itu. Bayi tadi akan disowankan kepada Budenya yang tinggal di kawasan pegunungan. Di sebelah ibu tadi duduk seorang wanita setengah baya.
Sambil menghirup udara segar pegunungan sembari menikmati pemandangan alam dan pak-ketipak-ketipuk suara sepatu kuda, dua wanita tadi mengobrol panjang lebar. Wanita setengah baya tadi juga berkali-kali menatap wajah bayi yang tertidur lelap di pangkuan ibunya. Tampaknya ada sesuatu yang menarik bagi wanita itu. Akhirnya wanita itu berkata kepada ibu yang memangku bayinya itu.

“Mbakyu” begitu wanita tadi menyapa ibu bayi itu. “Lare niki mangke menawi sampun ageng bade dados kiai (anak ini nanti kalau sudah besar akan menjadi kiai)”. “Ah punopo inggih (Ah, masak iya?)?” jawab ibu bayi itu, tidak percaya. “Mbakyu titeni kemawon, sakniki sampun ketingal tanda-tandanipun” (Mbak perhatikan saja, sekarang sudah kelihatan tanda-tandanya).

Begitulah pesan singkat wanita tadi tentang bayi yang mengundang perhatiannya itu. Ibu yang memangku bayi itu tidak pernah peduli dengan omongan wanita itu, dianggapnya sebagai angin lalu saja.

55 tahun pun berlalu, sang ibu yang bernama Hj. Siti Chabibah binti H. Abu Bakar sebelum wafatnya di tahun 2007 dalam usia 88 tahun menceritakan peristiwa itu kepada bayi tersebut yang sudah menjadi kiai sesuai prediksi ibu tua tadi.

Bayi tersebut bernama (alm) K.H. Ali Mustafa Ya’qub. Ia di tahun 1997 telah mendirikan Darus-Sunnah International Institute For Hadith Sciences. Sebuah pesantren khusus Mahasiswa yang mendalami ilmu hadis dan hadis. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta selama dua periode.

Sumber: Buku Dzikroyatut Takharruj Wisuda Sarjana ke-14 Darus-Sunnah International Institute For Hadith Sciences, halaman 170.

Sumber : bincangsyariah.com

Selalu Pandailah Bersyukur, Agar Apapun yang Kita Miliki Selalu Terasa Cukup dan Berkah

Selalu Pandailah Bersyukur, Agar Apapun yang Kita Miliki Selalu Terasa Cukup dan Berkah

Jadilah manusia yang pandai bersyukur dalam setiap kondisi, agar apa yang kita miliki terasa cukup dan berkah, serta apapun yang telah menjadi ketetapan-Nya tidak akan membuat kita mengeluh.
Terlebih bila hal tersebut adalah tentang rezeki dan nikmat, semoga seperti apapun yang Allah takarkan kepada kita akan sennatiasa cukup dan senantiasa membuat kita bahagia.

Hati yang Sudah Penuh Dengan Rasa Syukur, Tentu Akan Lebih Bijak Menjalani Hidup

Karena jika hati sudah dipenuhi dengan rasa syukur, maka tentu untuk lebih bijak menjalani kehidupan akan mudah dilakukan.

Sebab dengan rasa syukur yang terus menderu, tentu kita akan lebih mudah melatih rasa sabar, rasa ikhlas, dan berbaik sangka kepada-Nya.

Setiap Ketentuan yang Allah Berikan Akan Senantiasa Kita Terima Dengan Ikhlas, Bila Hati Telah Lunak Dengan Rasa Syukur

Setiap ketentuan yang Allah berikan kepada kita, tentu akan membuat kita ikhlas menerima segala sesuatunya, dikala hati memang telah lunak dengan rasa syukur.

Oleh karenanya, jangan pernah lupakan rasa syukur kita disetiap keadaan, agar apapun yang telah Allah tuliskan kepada kita tidak pernah membuat kita mengeluh.

Sedikit Banyaknya Rezeki yang Allah Takarkan Akan Membuat Kita Baik-Baik Saja, Bila Kita Tak Pernah Lupa Bersyukur

Dan banyak ataupun sedikit rezeki yang Allah takarkan kepada kita, akan membuat kita selalu baik-baik saja, bila kita mampu mengajarkan hati untuk tak lupa bersyukur.

Karena rezeki seperti apapun yang telah menjadi ketepan-Nya akan selalu membuat kita sadar bahwa semuanya adalah ujian, sebab itulah mengapa kudu senantiasa dijaga dengan syukur.

Manis Pahitnya Kehidupan yaang Allah Haturkan Akan Tetap Kita Pandang Berkah, Bila Kita Tahu Caranya Melindungi Hati Dengan Syukur

Dan manis pahitnya jalan kehidupan yang Allah haturkan kepada kita, sungguh akan tetap kita pandang suatu berkah, bila dari awal kita sudah tahu caranya melindungi hati denagn rasa syukur.

Jadi, untuk menjadikan hidup kita terasa cukup dan berberkah, maka hendaklah senantiasa latih hati kita dengan rasa syukur.

Dengan Syukur Semua Akan Menjadi Indah, Maka Jangan Pernah Lupa Untuk Bersyukur

Karena dengan rasa syukur semua yang kita lalui akan menjadi indah, dengan rasa syukur yang terus menderu dihati maka semua yang dihadapi akan menjadi mudah.

Dan denagn bersyukur terus menerus maka tentu semua akan menjadi berkah dan cukup. Yakinlah dan jangan pernah ada keraguan selagi kamu dekat kepada Allah yang maha kuasa atas segal-galanya.

Sumber : humairoh.com

Heroik, Peselancar Filipina Lepas Emas Demi Selamatkan Atlet Indonesia

Heroik, Peselancar Filipina Lepas Emas Demi Selamatkan Atlet Indonesia

Aksi heroik sarat drama terjadi dari pentas SEA Games ke-30 di Filipina.
Belum lama ini, arena cabang selancar mengabarkan sebuah kisah penuh nilai-nilai luhur dan sportivitas agungnya makna dari pertarungan di dunia olahraga.

Bagaimana tidak, garis finish yang  sudah di depan mata digapai untuk mendapatkan medali emas rupanya tidak membutakan besarnya nilai-nilai luhur dari olahraga itu sendiri.

Tak pikirkan medali emas yang tinggal sejengkal lagi bisa diraih, peselancar Filipina pilih menyelamatkan pesaingnya.

Ya, atlet selancar tuan rumah, Roger Casugay akan dipuji sebagai pahlawan Asia Tenggara di pentas SEA Games 2019 kali ini tapi bukan karena memenangkan medali emas atau memecahkan rekor tertentu.

Roger Casugay rela kehilangan peluang terbaiknya merebut medali emas demi bisa menolong pesaingnya asal Indonesia yang tenggelam dihantam gulungan ombak besar, Arip Nurhidayat.

Roger memilih menghentikan aksi laju papan selancarnya untuk merebut emas dan berupaya menyelamatkan Arip yang tenggelam dan berbagi papan selancarnya untuk menepi ke pantai.

Aksi heroik itu pun disambut antusias para rekan-rekan peselancar lain dan Arip dengan bangga mengangkat tangan Roger serta menyebut Roger-lah juaranya.

Pertandingan cabang selancar pun akhirnya ditunda akibat cuaca buruk di pantai La Union.
.
Momen penuh nilai luhur sportivitas dan makna dalam dari kemenangan yang sebenarnya itu pun sontak viral di akun-akun media sosial SEA Games 2019 sebagai bentuk indahnya berkompetisi di dunia olahraga.
.
Sumber: viva.co.id

Siapa yang Sabar Menghadapi Masalah, Maka Nanti Akan Allah Berikan Kebahagiaan

Siapa yang Sabar Menghadapi Masalah, Maka Nanti Akan Allah Berikan Kebahagiaan

Untukmu yang sedang dalam masalah, ntah itu besar atau kecil, semoga kamu selalu dikuatkan untuk menghadapi masalahmu, semoga kamu selalu disabarkan menghadapi semuanya.
Sungguh siapa yang sabar menghadapi masalah, maka nanti akan Allah berikan kebahagiaan yang luar biasa.

Siapa yang Yakin Akan Kebesaran-Nya, Maka Disitulah Dia Akan Allah Berikan Hadiah Indah

Karena siapa yang yakin akan kebesaran-Nya, siapa yang yakin akan kebaikan-Nya, maka nanti akan Allah berikan kebahagiaan yang luar biasa.

Siapa yang Ikhlas Akan Ketetapan-Nya, Maka Pasti Akan Allah Berikan Kebaikan yang Besar

Siapa yang ikhlas akan ketetapan-Nya, siapa yang ridho akan keputusan-Nya, maka pasti akan Allah berikan kebaikan yang besar.

Allah akan mengganjar setiap yang kamu lakukan, jika kamu selalu ridho dan yakin bahwa setiap keputusan-Nya adalah yang terbaik.

Allah Selalu Maha Baik Dalam Memberi Balasan Atas Siapapun yang Berjuang Atas-Nya, Maka Pastikan Kamu Kuat

Ingat, Allah selalu maha baik dalam memberi balasan atas siapapun yang berjuang atas-Nya, maka pastikanlah kamu kuat dengan apa yang sudah dipersembakan-Nya.

Allah Akan Memberi Balasan Sempurna Atas Kepandaianmu Menjaga Hati, Maka Jagalah Hatimu Untuk Tetap Legowo

Allah akan memberi balasan sempurna atas kepandaianmu menjaga hati, Allah akan memberi balasan atas kesedianmu menundukkan hati, maka jagalah hatimu untuk tetap legowo.

Jangan Terbiasa Mengeluh, Karena Mengeluh Hanya Akan Membuatmu Tambah Hilang Arah dan Lemah

Oleh karenanya, jangan terbiasa mengeluh, jangan terbiasa menggerutu, karena mengeluh hanya akan membuatmu tambah hilang arah dan lemah.

Sumber :humairoh.com

Kisah Viral Kakek Penjual Jasa Timbang Badan di Stasiun Bogor

Kisah Viral Kakek Penjual Jasa Timbang Badan di Stasiun Bogor

JAKARTA–Kisah seorang kakek yang menawarkan jasa unik, timbang berat badan dan tensi darah, viral di media sosial. Di usia yang tak lagi muda, kakek yang kerap disapa Abah Toing ini memang mengundang simpati para pengguna KRL saat melewati JPO Stasiun Bogor dengan semangatnya yang tak pernah padam.
Meski tak lagi muda, Abah Toing tampak antusias menawarkan jasanya. Abah Toing mengaku, profesi ini membuatnya terbebas dari beban pikiran saat menginjak hari tua.

“Seneng neng abah kaya gini daripada di rumah, istri udah nggak ada, aduh, jenuh deh di rumah bingung, mending di sini aja bebas neng nggak ada pikiran,” ujar Abah Toing, di JPO Stasiun Bogor, Jumat (29/11/2019).

Abah Toing selalu bersemangat, dan menebarkan senyum dengan ramah pada setiap orang sembari sesekali menawarkan jasanya. Ketika seseorang membeli jasanya, Abah Toing tak jarang menolak uang yang diberikan dengan alasan nominal terlalu besar. Tarif yang ia pasang cuma Rp 5.000 untuk timbang badan, dan Rp 3.000 untuk ukur tensi.

“Abah ngerasa kaya masih muda terus neng kalo kaya gini, coba tebak umur abah berapa, keliatan masih muda kan, padahal abah kelahiran tahun 33 neng, orang-orang nyangkanya abah masih 70-an lah,” kata Abah Itong.

Membuka lapak usaha di JPO tentu bukan tanpa risiko. Abah Toing mengaku seringkali harus kucing-kucingan dengan petugas ketertiban. []

SUMBER: DETIK.COM

Menangis saat Mendengar Ayat Alquran yang Dibacakan Rasulullah, para Utusan Rahib Ini Masuk Islam

Menangis saat Mendengar Ayat Alquran yang Dibacakan Rasulullah, para Utusan Rahib Ini Masuk Islam

IBNU Ishaq menceritakan: Suatu hari, datanglah dua puluh atau hampir dua puluh orang utusan Kristen kepada Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam ketika beliau sedang berada di Makkah. Mereka mendengar kabar kenabian beliau dari orang-orang Habasyah. Mereka menemukan Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam di Masjidil Haram, lalu mereka duduk bersamanya, berbincang dan bertanya jawab dengannya, di tengah-tengah orang-orang Quraisy yang berada di tempat berkumpulnya mereka di sekitar Ka’bah. Setelah berdialog dengan Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam, Rasulullah mengajak mereka ke jalan Allah dan membacakan Al-Qur’an kepada mereka. Pada saat mendengar Al-Qur’an, mata mereka mengucurkan airmata.
Mereka menerima dakwah beliau, beriman kepada beliau, membenarkan dan mengenali beliau persis seperti sifat yang dijelaskan dalam kitab mereka. Setelah itu, mereka pamit kepada Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam. Sialnya mereka ditemui Abu Jahal bin Hisyam bersama sejumlah orang Quraisy. Mereka berkata kepada utusan Kristen Habasyah yang telah masuk Islam, “Semoga Allah menggagalkan usaha kalian. Bukankah kalian dikirim oleh rahib-rahib kalian agar kembali kepada mereka dengan membawa berita tentang orang ini. Malah yang kalian lakukan adalah yang sebaliknya, meninggalkan agama kalian dan membenarkan ucapannya. Kami belum pernah mendapatkan utusan yang lebih bodoh daripada kalian.”

Utusan Kristen Habasyah yang telah masuk Islam itu berkata kepada orang-orang Quraisy: “Salam sejahtera atas kalian, kami tidak akan membalas ucapan kalian, karena tidak ada yang melarang kami mengerjakan apa saja yang kami inginkan dan tidak ada yang melarang kalian mengerjakan apa saja yang kalian inginkan. Kami tidak akan pernah mengabaikan kebaikan ada bagi diri kami.” Ada yang menyebutkan, bahwa delegasi Kristen tersebut datang dari Najran. Hanya Allah yang Mahatahu darimana sebenarnya utusan itu berasal. Ada juga yang mengatakan bahwa ayat-ayat berikut turun tentang mereka:



الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِهِ هُمْ بِهِ يُؤْمِنُونَ

وَإِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ قَالُوا آمَنَّا بِهِ إِنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّنَا إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلِهِ مُسْلِمِينَ

أُولَٰئِكَ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُمْ مَرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوا وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ وَقَالُوا لَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ لَا نَبْتَغِي الْجَاهِلِينَ

Orang-orang yang telah Kami datangkan kepada mereka Al Kitab sebelum Al Quran, mereka beriman (pula) dengan Al Quran itu. Dan apabila dibacakan (Al Qur’an itu) kepada mereka, mereka berkata: “Kami beriman kepadanya; sesungguhnya; Al Qur’an itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan Kami, sesungguhnya Kami sebelumnya adalah orang-orang yang membenarkan (nya). Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka, mereka nafkahkan. Dan apabila mereka  mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata: “Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil.” (QS. al-Qashash: 52-55).

Ibnu Ishaq menuturkan: Aku pernah mendengar tentang ayat-ayat di atas kepada siapa diturunkan? Ibnu Syihab AzZuhri berkata kepadaku, “Aku mendengar dari ulama-ulama kita bahwa ayat-ayat di atas diturunkan kepada Najasyi dan sahabat-sahabatnya dan juga ayat-ayat yang ada di surat Al-Maidah.”

Referensi: Sirah Nabawiyah perjalanan lengkap Kehidupan Rasulullah/ Asy Syaikh Al Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albani/ Akbar Media

Sumber : islampos.com

Mengharukan, Penjual Es Serut Ini Berjalan 6 Km Tiap Hari Demi Biayai Pengobatan Anak

Mengharukan, Penjual Es Serut Ini Berjalan 6 Km Tiap Hari Demi Biayai Pengobatan Anak

SETIAP orangtua pasti akan berjuang keras untuk anaknya. Apalagi seorang ayah yang menjadi tumpuan hidup bagi istri dan anak-anaknya. Seperti yang dilakukan Tuan Dam atau Paman Dam, demikian sapaan akrab yang diberikan para pelanggan yang biasa membeli dagangannya.
Sebagai pedagang kaki lima, Paman Dam biasa menjajakan es serut di Bangkok, Thailand. Setiap hari, Paman Dam berjualan es serut dengan harga 10 Baht (Rp4.000) per mangkuknya. Harga itu diturunkan dari 15 Baht (Rp7.000), karena pelanggan merasa harga es serut yang dijual Paman Dam terlalu mahal.

Ada alasan yang membuat kita terharu mengapa Paman Dam menjual es serut setiap hari tanpa mengeluh. Ia berjualan es serut agar mampu mengurus biaya pengobatan putranya yang mengalami kelainan fisik.

Putra Paman Dam, baru mulai menunjukkan tanda-tanda cacat fisik, ketika ia berusia delapan bulan. Saat itu, istrinya malu punya anak cacat hingga ia pun meninggalkan Paman Dam dan putranya.

Hal tersebut membuat Paman Dam sangat hancur bahkan nyaris bunuh diri. Namun Paman Dam mengurungkan untuk bunuh diri dan memilih untuk terus bertahan. Dia memulai bisnis sendiri, sehingga ia mampu merawat putranya yang cacat fisik.

“Masa lalu biarlah berlalu. Kita harus terus berusaha untuk bahagia di masa sekarang. Masa depan tidak dapat diprediksi dan karenanya kita tidak perlu terlalu khawatir tentang hal itu,” ujar Paman Dam.

Paman Dam tidak tinggal dekat dengan pusat kota Bangkok. Setiap hari ia harus berjalan kaki sejauh 6 km untuk menjual es serutnya. Paman Dam biasa berjualan di Distrik Rat Burana. Tak lupa dia membawa putranya di gerobak sebagai penyemangatnya. Saat Paman Dam mulai kendur, dia akan semangat lagi saat melihat putranya.

Es serut yang dijual Paman Dam sangat lezat dan menyegarkan, terutama di tengah cuaca panas di Bangkok. Ditambah dengan topping pilihan mulai dari cincau, roti, jagung, dan juga sirup, tentunya akan menambah lezatnya es serut buatan Paman Dam.

SUMBER: BKKFOODIE

Mimpi Mati Ditabrak Truk, Penyanyi Waria Kembali Jadi Pria Tulen, Begini Cerita Lengkap Nik Aidi

Mimpi Mati Ditabrak Truk, Penyanyi Waria Kembali Jadi Pria Tulen, Begini Cerita Lengkap Nik Aidi

Akibat seringkali mimpi buruk yang salah satunya mimpi mati ditabrak truk, seorang penyanyi waria kembali jadi pria tulen.
Bahkan, cerita penyanyi waria mimpi mati ditabrak truk yang kemudian kembali menjadi lelaki tulen, jadi viral di media sosial (medsos).

Berikut ini, kisah penyanyi waria kembali menjadi pria tulen lantaran sering bermimpi buruk salah satunya mimpi ditabrak truk.

Hidup adalah pilihan, menjadi apa yang disenangi atau menjalani takdir.

Titik balik kehidupan itu setidaknya pernah dialami oleh entertainer asal Malaysia, Nik Aidi.

Nik Aidi merupakan entertainer yang lumayan populer di negeri Jiran.

Penampilannya biasa atraktif di panggung, menyanyikan lagu dengan nada kemayu.

Ya, Nik Aidi selama ini dikenal sebagai sosok penyanyi waria yang pakaiannya seperti seorang wanita.

Bahkan ia dijuki sebagai Ziana Zain nomor dua, diva terkenal di Malaysia.

Namun belakangan penampilan Nik Aidi mengejutkan netizen dan penggemarnya di media sosial.

Pria bernama lengkap Nik Aidi Azhar Che Seman ini memilih kembali ke kodratnya sebagai pria tulen.

Rupanya ada beberapa hal yang membuatnya takut.

“Saya berubah karena kemauan diri sendiri, takut melihat banyak orang meninggal setiap hari, tidak tua dan tidak muda,” ujarnya dikutip TribunSolo.com dari Harian Metro.

Di akun media sosialnya pun ia mulai intens memposting foto dirinya berpakaian pria.

Sementara fotonya ketika berpakaian layaknya wanita, ia hilangkan semua.

Perubahan penampilan Nik Aidi ini lantas mendapat komentar positif dari netizen.

Lanjut cerita tentang hijrahnya Nik Aidi, ia sudah memikirkan al ini sejak dua tahun silam.

Ia mengaku tak ada paksaan dari siapapun. Rupa-rupanya ada sebuah kejadian yang membuat Nik Aidi kepikiran.

“Niat berubah ini datang dari dalam hati saya sendiri karena murni rasa takut dengan kematian, sedang saya belum berubah.”

“Saya sering mimpi buruk saat tidur, di antaranya mati akibat ditabrak truk,” tuturnya.

Nik Aidi pernah juga bermimpi duduk di sebuah tempat yang panas dikelilingi api.

“Selain itu saya pernah bermimpi duduk di suatu tempat dengan dikelilingi api”

“Namun setelah saya memutuskan berubah, entah saya merasa lebih tenang,” kata dia.

Nik Aidi berkesimpulan mimpi itu merupakan peringatan dari Tuhan.

Ia juga belum kepikiran untuk kembali ke dunia yang sudah membesarkan namanya dulu.

Anak bungsu dari 7 bersaudara ini mengaku perubahannya tak bisa langsung drastis.

Ia mengatakan memang masih ada sisi feminis dalam dirinya.

Tapi sepenuhnya ia kini ingin dikenal sebagai seorang pria.

“Saya pelan-pelan berusaha berubah dan baru-baru ini mulai aktif datang ke masjid untuk salat. Kalau bisa, saya tak mau lagi tinggalkan salat karena salat 5 waktu itu penting.”

“Alhamdulillah, Tuhan memberikan hidayahNya untuk saya dan membuat saya kini lebih tenang”

“Cuma memang karakter saya sulit berubah, karena memang lembut dari dulu,” ujarnya.

Nik Aidi sendiri mengaku tak peduli dengan omongan orang.

Dia hanya memastikan jika niatnya berubah karena ingin dekat dengan Tuhan dan mendapat ketenangan.

Kini meninggalkan dunia glamor, Nik Aidi memilih menemani ayahnya yang sudah tua.

Sesekali teman-temannya menanyakan kabar dan hendak memberi pekerjaan. Tapi Nik Aidi masih pikir-pikir dulu.

Sementara soal jodoh, ia memasrahkan kepada Tuhan, siapa wanita yang akan menjadi pendamping hidupnya kelak.

“Saya berdoa kepada Allah agar dipertemukan dengan wanita yang baik, jujur, dan ikhlas. Itu saja,” pungkasnya.

Sumber: tribunnews.com

Perihal Jodoh, Jangan Terlalu Pemilih hingga Menyulitkan Diri Sendiri

Perihal Jodoh, Jangan Terlalu Pemilih hingga Menyulitkan Diri Sendiri

MANUSIA diciptakan Allah berpasangan. Maka jangan heran bila perkara jodoh seperti tak habis bila diperbincangkan.
Memang, untuk urusan jodoh kita harus cermat dan teliti. Karena menikah bukanlah untuk sehari dua hari, melainkan diharapkan hingga akhirat di surga nanti

Sebenarnya tak ada yang salah dengan hal tersebut. Setiap orang bisa memilih dan punya pilihan sendiri-sendiri. Namun jangan terlalu pemilih hingga menyulitkan diri sendiri. Alih-alih mendapat jodoh terbaik, tapi yang terjadi karena terlalu pemilih malah jodoh tak kunjung menghampiri, kan kasihan nanti.

Mendapat yang baik pasti keinginan kita semua. Tapi jangan hanya baik dalam arti ingin dapat yang cantik dan tampan, kaya raya dan memiliki banyak harta saja “Lihat” baik itu dari kepribadian, akhlak, agama dan perilakunya

Bila tentang keduniawian yang jadi acuan, maka hal itu justru akan membuat seseorang sulit untuk menemukan jodohnya. Karena ukuran keduniawian itu tiada puasnya. Apalagi yang sering terjadi, adalah jadi lupa diri dan tak sadar diri. Tak mengukur apakah pantas mendapatkannya, apakah sesuai dengan diri kita dan apakah akan baik nantinya. Yang diturutkan hanya nafsu saja, pada akhirnya hanya akan membuat diri sendiri sengsara dan merana.

Ok, memiliki kriteria memang perlu. Tapi jangan “memasang” harga terlalu tinggi untuk bisa bertemu dengan jodoh Anda. Bijaklah, jangan sampai karena terlalu fokus pada kriteria, membuat Anda susah dan membuat Anda lupa pada kuasa Allah SWT. Jangan pula jadi meremehkan dan memandang sebelah mata pada yang datang menyapa karena sekilas tak sesuai kriteria. Bila seperti itu, jodoh yang baik akan jadi angan-angan saja.

Ingat pula, bahwa Allah SWT memberi yang kita butuh, bukan yang kita inginkan. Selalu libatkan Allah SWT dalam segala aspek kehidupan, termasuk untuk jodoh, membaiklah, doalah, istikharahlah, jangan menentang aturan-Nya.
Saat diri Anda semakin taat padaNya, semoga jodoh dan kebahagiaan Anda dihadirkan Allah untuk Anda segera.

Sumber : islampos.com