Showing posts with label INSPIRASI HIDUP. Show all posts
Showing posts with label INSPIRASI HIDUP. Show all posts

Cerita Sebenarnya Video Istri Polisi Gendong Suami Lumpuh, Lihat Foto Lawas Mereka, Banjir Doa

Cerita Sebenarnya Video Istri Polisi Gendong Suami Lumpuh, Lihat Foto Lawas Mereka, Banjir Doa

Video istri polisi gendong suaminya yang lumpuh viral di media sosial. Cerita sebenarnya di balik video itupun terungkap.

Selain itu, terkuak pula sosok polisi dan istrinya dalam video tersebut.

Video istri polisi gendong suaminya yang lumpuh itu, satu di antara diunggah oleh akun Instagram terverifikasi @divisihumaspolri.

Dalam video tersebut, terlihat wanita itu menggendong suaminya yang tengah lumpuh.

Wanita tersebut menggendong suaminya mulai dari turun mobil hingga menuju perahu. Tubuh sang suami tampak kurus.

Dilansir dari keterangan postingan Divisi Humas Polri, sosok pria yang digendong istrinya itu adalah Korps Brimob Bharatu Andi Zulfikar.

Ia digendong oleh istrinya karena tengah mengalami sakit.

Meski demikian, sang istri tak meninggalnya dan justru rela berkorban untuknya.

“Perjuangan Seorang Bhayangkari Untuk Suami

Ini adalah potret perjuangan seorang Bhayangkari kepada suami.

Seorang anggota Korps Brimob, Bharatu Andi Zulfikar yang tengah mengalami sakit.

Keadaannya tidak membuat sang istri menjadi lemah atau meninggalkannya justru sang istri rela berkorban untuk menemani dan menjaganya.

Karena cinta yang sesungguhnya menerima pasangan hidup kita apa adanya dalam suka maupun duka.

KAKIKU UNTUK AKU DAN SUAMIKU,” tulis akun Divisi Humas Polri, dikutip TribunJatim.com, Selasa (10/12/2019).

Postingan Divisi Humas Polri pun banjir komentar doa dari para warganet.

sitiaminah729: Semoga diberi kesembuhan

vio.ibrahim.08: Semoga lekas sembuh allah angkat penyakitnya aamiin

khaizuranalfi: Isteri idaman setia terhdp suami

riski1986: Bhayangkari sejati. Panutan kepada bhayangkari yang lainnya.

dbadriyah: Terharu…. Cinta sejati

liyanto_w: Benar2 perhiasan di dunia.

nnindrasari: Wanita hebat, dan suami yang tabah, semoga keluarga bapak selalu diberi kebahagiaan dan berkah yang melimpah…salut

rujakoya: OMG terharu saya, luar biasa , ini yang di namakan cinta sejati

n_yani71: Semoga mereka kuat dan tabah menjalaninya…Semoga bpk Bharatu Andi Zulfikar segera diberi kesembuhan dan sehat kembali oleh Allah swt..Aamin YRA ,semangat
7h

wsri4721: Berarti Istri yg Setia. dalam Keadaan susah maupun senang.

regenerasi82: Semoga lekas sembuh dan pulih kembali , salut buat mbaknya

linaamperawati: Sedih yaa Allah Syafakillah aamiin aamiin yaa mujibassailin

Pantauan TribunJatim.com, video itu juga diviralkan oleh akun Instagram @yuni.rusmini.

Terungkap pula foto-foto lawas pasangan tersebut.

Sang istri memiliki akun Facebook bernama Suci Rahmawati.

Sedangkan akun Facebook suaminya adalah Andi Zulfikar Agpol.

Foto-foto lawas Suci Rahmawati dan Andi Zulfikar pun banyak terlihat di akun Facebook mereka.

Kala itu, Andi masih dalam kondisi sehat dan tampak memakai seragam polisi.

Begitu pula Suci, yang juga terlihat memakai baju bhayangkari.

Berikut di antaranya:

Sumber: tribunnews.com

Bayi yang Diprediksi Jadi Kiai

Bayi yang Diprediksi Jadi Kiai

Tahun 1952, seorang ibu muda yang selalu memakai kain batik, baju kebaya, dan menutupi kepalanya dengan kerudung menggendong bayinya naik delman di wilayah selatan Kabupaten Pekalongan yang sejuk itu. Bayi tadi akan disowankan kepada Budenya yang tinggal di kawasan pegunungan. Di sebelah ibu tadi duduk seorang wanita setengah baya.
Sambil menghirup udara segar pegunungan sembari menikmati pemandangan alam dan pak-ketipak-ketipuk suara sepatu kuda, dua wanita tadi mengobrol panjang lebar. Wanita setengah baya tadi juga berkali-kali menatap wajah bayi yang tertidur lelap di pangkuan ibunya. Tampaknya ada sesuatu yang menarik bagi wanita itu. Akhirnya wanita itu berkata kepada ibu yang memangku bayinya itu.

“Mbakyu” begitu wanita tadi menyapa ibu bayi itu. “Lare niki mangke menawi sampun ageng bade dados kiai (anak ini nanti kalau sudah besar akan menjadi kiai)”. “Ah punopo inggih (Ah, masak iya?)?” jawab ibu bayi itu, tidak percaya. “Mbakyu titeni kemawon, sakniki sampun ketingal tanda-tandanipun” (Mbak perhatikan saja, sekarang sudah kelihatan tanda-tandanya).

Begitulah pesan singkat wanita tadi tentang bayi yang mengundang perhatiannya itu. Ibu yang memangku bayi itu tidak pernah peduli dengan omongan wanita itu, dianggapnya sebagai angin lalu saja.

55 tahun pun berlalu, sang ibu yang bernama Hj. Siti Chabibah binti H. Abu Bakar sebelum wafatnya di tahun 2007 dalam usia 88 tahun menceritakan peristiwa itu kepada bayi tersebut yang sudah menjadi kiai sesuai prediksi ibu tua tadi.

Bayi tersebut bernama (alm) K.H. Ali Mustafa Ya’qub. Ia di tahun 1997 telah mendirikan Darus-Sunnah International Institute For Hadith Sciences. Sebuah pesantren khusus Mahasiswa yang mendalami ilmu hadis dan hadis. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta selama dua periode.

Sumber: Buku Dzikroyatut Takharruj Wisuda Sarjana ke-14 Darus-Sunnah International Institute For Hadith Sciences, halaman 170.

Sumber : bincangsyariah.com

Selalu Pandailah Bersyukur, Agar Apapun yang Kita Miliki Selalu Terasa Cukup dan Berkah

Selalu Pandailah Bersyukur, Agar Apapun yang Kita Miliki Selalu Terasa Cukup dan Berkah

Jadilah manusia yang pandai bersyukur dalam setiap kondisi, agar apa yang kita miliki terasa cukup dan berkah, serta apapun yang telah menjadi ketetapan-Nya tidak akan membuat kita mengeluh.
Terlebih bila hal tersebut adalah tentang rezeki dan nikmat, semoga seperti apapun yang Allah takarkan kepada kita akan sennatiasa cukup dan senantiasa membuat kita bahagia.

Hati yang Sudah Penuh Dengan Rasa Syukur, Tentu Akan Lebih Bijak Menjalani Hidup

Karena jika hati sudah dipenuhi dengan rasa syukur, maka tentu untuk lebih bijak menjalani kehidupan akan mudah dilakukan.

Sebab dengan rasa syukur yang terus menderu, tentu kita akan lebih mudah melatih rasa sabar, rasa ikhlas, dan berbaik sangka kepada-Nya.

Setiap Ketentuan yang Allah Berikan Akan Senantiasa Kita Terima Dengan Ikhlas, Bila Hati Telah Lunak Dengan Rasa Syukur

Setiap ketentuan yang Allah berikan kepada kita, tentu akan membuat kita ikhlas menerima segala sesuatunya, dikala hati memang telah lunak dengan rasa syukur.

Oleh karenanya, jangan pernah lupakan rasa syukur kita disetiap keadaan, agar apapun yang telah Allah tuliskan kepada kita tidak pernah membuat kita mengeluh.

Sedikit Banyaknya Rezeki yang Allah Takarkan Akan Membuat Kita Baik-Baik Saja, Bila Kita Tak Pernah Lupa Bersyukur

Dan banyak ataupun sedikit rezeki yang Allah takarkan kepada kita, akan membuat kita selalu baik-baik saja, bila kita mampu mengajarkan hati untuk tak lupa bersyukur.

Karena rezeki seperti apapun yang telah menjadi ketepan-Nya akan selalu membuat kita sadar bahwa semuanya adalah ujian, sebab itulah mengapa kudu senantiasa dijaga dengan syukur.

Manis Pahitnya Kehidupan yaang Allah Haturkan Akan Tetap Kita Pandang Berkah, Bila Kita Tahu Caranya Melindungi Hati Dengan Syukur

Dan manis pahitnya jalan kehidupan yang Allah haturkan kepada kita, sungguh akan tetap kita pandang suatu berkah, bila dari awal kita sudah tahu caranya melindungi hati denagn rasa syukur.

Jadi, untuk menjadikan hidup kita terasa cukup dan berberkah, maka hendaklah senantiasa latih hati kita dengan rasa syukur.

Dengan Syukur Semua Akan Menjadi Indah, Maka Jangan Pernah Lupa Untuk Bersyukur

Karena dengan rasa syukur semua yang kita lalui akan menjadi indah, dengan rasa syukur yang terus menderu dihati maka semua yang dihadapi akan menjadi mudah.

Dan denagn bersyukur terus menerus maka tentu semua akan menjadi berkah dan cukup. Yakinlah dan jangan pernah ada keraguan selagi kamu dekat kepada Allah yang maha kuasa atas segal-galanya.

Sumber : humairoh.com

Heroik, Peselancar Filipina Lepas Emas Demi Selamatkan Atlet Indonesia

Heroik, Peselancar Filipina Lepas Emas Demi Selamatkan Atlet Indonesia

Aksi heroik sarat drama terjadi dari pentas SEA Games ke-30 di Filipina.
Belum lama ini, arena cabang selancar mengabarkan sebuah kisah penuh nilai-nilai luhur dan sportivitas agungnya makna dari pertarungan di dunia olahraga.

Bagaimana tidak, garis finish yang  sudah di depan mata digapai untuk mendapatkan medali emas rupanya tidak membutakan besarnya nilai-nilai luhur dari olahraga itu sendiri.

Tak pikirkan medali emas yang tinggal sejengkal lagi bisa diraih, peselancar Filipina pilih menyelamatkan pesaingnya.

Ya, atlet selancar tuan rumah, Roger Casugay akan dipuji sebagai pahlawan Asia Tenggara di pentas SEA Games 2019 kali ini tapi bukan karena memenangkan medali emas atau memecahkan rekor tertentu.

Roger Casugay rela kehilangan peluang terbaiknya merebut medali emas demi bisa menolong pesaingnya asal Indonesia yang tenggelam dihantam gulungan ombak besar, Arip Nurhidayat.

Roger memilih menghentikan aksi laju papan selancarnya untuk merebut emas dan berupaya menyelamatkan Arip yang tenggelam dan berbagi papan selancarnya untuk menepi ke pantai.

Aksi heroik itu pun disambut antusias para rekan-rekan peselancar lain dan Arip dengan bangga mengangkat tangan Roger serta menyebut Roger-lah juaranya.

Pertandingan cabang selancar pun akhirnya ditunda akibat cuaca buruk di pantai La Union.
.
Momen penuh nilai luhur sportivitas dan makna dalam dari kemenangan yang sebenarnya itu pun sontak viral di akun-akun media sosial SEA Games 2019 sebagai bentuk indahnya berkompetisi di dunia olahraga.
.
Sumber: viva.co.id

Siapa yang Sabar Menghadapi Masalah, Maka Nanti Akan Allah Berikan Kebahagiaan

Siapa yang Sabar Menghadapi Masalah, Maka Nanti Akan Allah Berikan Kebahagiaan

Untukmu yang sedang dalam masalah, ntah itu besar atau kecil, semoga kamu selalu dikuatkan untuk menghadapi masalahmu, semoga kamu selalu disabarkan menghadapi semuanya.
Sungguh siapa yang sabar menghadapi masalah, maka nanti akan Allah berikan kebahagiaan yang luar biasa.

Siapa yang Yakin Akan Kebesaran-Nya, Maka Disitulah Dia Akan Allah Berikan Hadiah Indah

Karena siapa yang yakin akan kebesaran-Nya, siapa yang yakin akan kebaikan-Nya, maka nanti akan Allah berikan kebahagiaan yang luar biasa.

Siapa yang Ikhlas Akan Ketetapan-Nya, Maka Pasti Akan Allah Berikan Kebaikan yang Besar

Siapa yang ikhlas akan ketetapan-Nya, siapa yang ridho akan keputusan-Nya, maka pasti akan Allah berikan kebaikan yang besar.

Allah akan mengganjar setiap yang kamu lakukan, jika kamu selalu ridho dan yakin bahwa setiap keputusan-Nya adalah yang terbaik.

Allah Selalu Maha Baik Dalam Memberi Balasan Atas Siapapun yang Berjuang Atas-Nya, Maka Pastikan Kamu Kuat

Ingat, Allah selalu maha baik dalam memberi balasan atas siapapun yang berjuang atas-Nya, maka pastikanlah kamu kuat dengan apa yang sudah dipersembakan-Nya.

Allah Akan Memberi Balasan Sempurna Atas Kepandaianmu Menjaga Hati, Maka Jagalah Hatimu Untuk Tetap Legowo

Allah akan memberi balasan sempurna atas kepandaianmu menjaga hati, Allah akan memberi balasan atas kesedianmu menundukkan hati, maka jagalah hatimu untuk tetap legowo.

Jangan Terbiasa Mengeluh, Karena Mengeluh Hanya Akan Membuatmu Tambah Hilang Arah dan Lemah

Oleh karenanya, jangan terbiasa mengeluh, jangan terbiasa menggerutu, karena mengeluh hanya akan membuatmu tambah hilang arah dan lemah.

Sumber :humairoh.com

Kisah Viral Kakek Penjual Jasa Timbang Badan di Stasiun Bogor

Kisah Viral Kakek Penjual Jasa Timbang Badan di Stasiun Bogor

JAKARTA–Kisah seorang kakek yang menawarkan jasa unik, timbang berat badan dan tensi darah, viral di media sosial. Di usia yang tak lagi muda, kakek yang kerap disapa Abah Toing ini memang mengundang simpati para pengguna KRL saat melewati JPO Stasiun Bogor dengan semangatnya yang tak pernah padam.
Meski tak lagi muda, Abah Toing tampak antusias menawarkan jasanya. Abah Toing mengaku, profesi ini membuatnya terbebas dari beban pikiran saat menginjak hari tua.

“Seneng neng abah kaya gini daripada di rumah, istri udah nggak ada, aduh, jenuh deh di rumah bingung, mending di sini aja bebas neng nggak ada pikiran,” ujar Abah Toing, di JPO Stasiun Bogor, Jumat (29/11/2019).

Abah Toing selalu bersemangat, dan menebarkan senyum dengan ramah pada setiap orang sembari sesekali menawarkan jasanya. Ketika seseorang membeli jasanya, Abah Toing tak jarang menolak uang yang diberikan dengan alasan nominal terlalu besar. Tarif yang ia pasang cuma Rp 5.000 untuk timbang badan, dan Rp 3.000 untuk ukur tensi.

“Abah ngerasa kaya masih muda terus neng kalo kaya gini, coba tebak umur abah berapa, keliatan masih muda kan, padahal abah kelahiran tahun 33 neng, orang-orang nyangkanya abah masih 70-an lah,” kata Abah Itong.

Membuka lapak usaha di JPO tentu bukan tanpa risiko. Abah Toing mengaku seringkali harus kucing-kucingan dengan petugas ketertiban. []

SUMBER: DETIK.COM

Menangis saat Mendengar Ayat Alquran yang Dibacakan Rasulullah, para Utusan Rahib Ini Masuk Islam

Menangis saat Mendengar Ayat Alquran yang Dibacakan Rasulullah, para Utusan Rahib Ini Masuk Islam

IBNU Ishaq menceritakan: Suatu hari, datanglah dua puluh atau hampir dua puluh orang utusan Kristen kepada Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam ketika beliau sedang berada di Makkah. Mereka mendengar kabar kenabian beliau dari orang-orang Habasyah. Mereka menemukan Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam di Masjidil Haram, lalu mereka duduk bersamanya, berbincang dan bertanya jawab dengannya, di tengah-tengah orang-orang Quraisy yang berada di tempat berkumpulnya mereka di sekitar Ka’bah. Setelah berdialog dengan Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam, Rasulullah mengajak mereka ke jalan Allah dan membacakan Al-Qur’an kepada mereka. Pada saat mendengar Al-Qur’an, mata mereka mengucurkan airmata.
Mereka menerima dakwah beliau, beriman kepada beliau, membenarkan dan mengenali beliau persis seperti sifat yang dijelaskan dalam kitab mereka. Setelah itu, mereka pamit kepada Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam. Sialnya mereka ditemui Abu Jahal bin Hisyam bersama sejumlah orang Quraisy. Mereka berkata kepada utusan Kristen Habasyah yang telah masuk Islam, “Semoga Allah menggagalkan usaha kalian. Bukankah kalian dikirim oleh rahib-rahib kalian agar kembali kepada mereka dengan membawa berita tentang orang ini. Malah yang kalian lakukan adalah yang sebaliknya, meninggalkan agama kalian dan membenarkan ucapannya. Kami belum pernah mendapatkan utusan yang lebih bodoh daripada kalian.”

Utusan Kristen Habasyah yang telah masuk Islam itu berkata kepada orang-orang Quraisy: “Salam sejahtera atas kalian, kami tidak akan membalas ucapan kalian, karena tidak ada yang melarang kami mengerjakan apa saja yang kami inginkan dan tidak ada yang melarang kalian mengerjakan apa saja yang kalian inginkan. Kami tidak akan pernah mengabaikan kebaikan ada bagi diri kami.” Ada yang menyebutkan, bahwa delegasi Kristen tersebut datang dari Najran. Hanya Allah yang Mahatahu darimana sebenarnya utusan itu berasal. Ada juga yang mengatakan bahwa ayat-ayat berikut turun tentang mereka:



الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِهِ هُمْ بِهِ يُؤْمِنُونَ

وَإِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ قَالُوا آمَنَّا بِهِ إِنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّنَا إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلِهِ مُسْلِمِينَ

أُولَٰئِكَ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُمْ مَرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوا وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ وَقَالُوا لَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ لَا نَبْتَغِي الْجَاهِلِينَ

Orang-orang yang telah Kami datangkan kepada mereka Al Kitab sebelum Al Quran, mereka beriman (pula) dengan Al Quran itu. Dan apabila dibacakan (Al Qur’an itu) kepada mereka, mereka berkata: “Kami beriman kepadanya; sesungguhnya; Al Qur’an itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan Kami, sesungguhnya Kami sebelumnya adalah orang-orang yang membenarkan (nya). Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka, mereka nafkahkan. Dan apabila mereka  mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata: “Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil.” (QS. al-Qashash: 52-55).

Ibnu Ishaq menuturkan: Aku pernah mendengar tentang ayat-ayat di atas kepada siapa diturunkan? Ibnu Syihab AzZuhri berkata kepadaku, “Aku mendengar dari ulama-ulama kita bahwa ayat-ayat di atas diturunkan kepada Najasyi dan sahabat-sahabatnya dan juga ayat-ayat yang ada di surat Al-Maidah.”

Referensi: Sirah Nabawiyah perjalanan lengkap Kehidupan Rasulullah/ Asy Syaikh Al Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albani/ Akbar Media

Sumber : islampos.com

Mengharukan, Penjual Es Serut Ini Berjalan 6 Km Tiap Hari Demi Biayai Pengobatan Anak

Mengharukan, Penjual Es Serut Ini Berjalan 6 Km Tiap Hari Demi Biayai Pengobatan Anak

SETIAP orangtua pasti akan berjuang keras untuk anaknya. Apalagi seorang ayah yang menjadi tumpuan hidup bagi istri dan anak-anaknya. Seperti yang dilakukan Tuan Dam atau Paman Dam, demikian sapaan akrab yang diberikan para pelanggan yang biasa membeli dagangannya.
Sebagai pedagang kaki lima, Paman Dam biasa menjajakan es serut di Bangkok, Thailand. Setiap hari, Paman Dam berjualan es serut dengan harga 10 Baht (Rp4.000) per mangkuknya. Harga itu diturunkan dari 15 Baht (Rp7.000), karena pelanggan merasa harga es serut yang dijual Paman Dam terlalu mahal.

Ada alasan yang membuat kita terharu mengapa Paman Dam menjual es serut setiap hari tanpa mengeluh. Ia berjualan es serut agar mampu mengurus biaya pengobatan putranya yang mengalami kelainan fisik.

Putra Paman Dam, baru mulai menunjukkan tanda-tanda cacat fisik, ketika ia berusia delapan bulan. Saat itu, istrinya malu punya anak cacat hingga ia pun meninggalkan Paman Dam dan putranya.

Hal tersebut membuat Paman Dam sangat hancur bahkan nyaris bunuh diri. Namun Paman Dam mengurungkan untuk bunuh diri dan memilih untuk terus bertahan. Dia memulai bisnis sendiri, sehingga ia mampu merawat putranya yang cacat fisik.

“Masa lalu biarlah berlalu. Kita harus terus berusaha untuk bahagia di masa sekarang. Masa depan tidak dapat diprediksi dan karenanya kita tidak perlu terlalu khawatir tentang hal itu,” ujar Paman Dam.

Paman Dam tidak tinggal dekat dengan pusat kota Bangkok. Setiap hari ia harus berjalan kaki sejauh 6 km untuk menjual es serutnya. Paman Dam biasa berjualan di Distrik Rat Burana. Tak lupa dia membawa putranya di gerobak sebagai penyemangatnya. Saat Paman Dam mulai kendur, dia akan semangat lagi saat melihat putranya.

Es serut yang dijual Paman Dam sangat lezat dan menyegarkan, terutama di tengah cuaca panas di Bangkok. Ditambah dengan topping pilihan mulai dari cincau, roti, jagung, dan juga sirup, tentunya akan menambah lezatnya es serut buatan Paman Dam.

SUMBER: BKKFOODIE

Mimpi Mati Ditabrak Truk, Penyanyi Waria Kembali Jadi Pria Tulen, Begini Cerita Lengkap Nik Aidi

Mimpi Mati Ditabrak Truk, Penyanyi Waria Kembali Jadi Pria Tulen, Begini Cerita Lengkap Nik Aidi

Akibat seringkali mimpi buruk yang salah satunya mimpi mati ditabrak truk, seorang penyanyi waria kembali jadi pria tulen.
Bahkan, cerita penyanyi waria mimpi mati ditabrak truk yang kemudian kembali menjadi lelaki tulen, jadi viral di media sosial (medsos).

Berikut ini, kisah penyanyi waria kembali menjadi pria tulen lantaran sering bermimpi buruk salah satunya mimpi ditabrak truk.

Hidup adalah pilihan, menjadi apa yang disenangi atau menjalani takdir.

Titik balik kehidupan itu setidaknya pernah dialami oleh entertainer asal Malaysia, Nik Aidi.

Nik Aidi merupakan entertainer yang lumayan populer di negeri Jiran.

Penampilannya biasa atraktif di panggung, menyanyikan lagu dengan nada kemayu.

Ya, Nik Aidi selama ini dikenal sebagai sosok penyanyi waria yang pakaiannya seperti seorang wanita.

Bahkan ia dijuki sebagai Ziana Zain nomor dua, diva terkenal di Malaysia.

Namun belakangan penampilan Nik Aidi mengejutkan netizen dan penggemarnya di media sosial.

Pria bernama lengkap Nik Aidi Azhar Che Seman ini memilih kembali ke kodratnya sebagai pria tulen.

Rupanya ada beberapa hal yang membuatnya takut.

“Saya berubah karena kemauan diri sendiri, takut melihat banyak orang meninggal setiap hari, tidak tua dan tidak muda,” ujarnya dikutip TribunSolo.com dari Harian Metro.

Di akun media sosialnya pun ia mulai intens memposting foto dirinya berpakaian pria.

Sementara fotonya ketika berpakaian layaknya wanita, ia hilangkan semua.

Perubahan penampilan Nik Aidi ini lantas mendapat komentar positif dari netizen.

Lanjut cerita tentang hijrahnya Nik Aidi, ia sudah memikirkan al ini sejak dua tahun silam.

Ia mengaku tak ada paksaan dari siapapun. Rupa-rupanya ada sebuah kejadian yang membuat Nik Aidi kepikiran.

“Niat berubah ini datang dari dalam hati saya sendiri karena murni rasa takut dengan kematian, sedang saya belum berubah.”

“Saya sering mimpi buruk saat tidur, di antaranya mati akibat ditabrak truk,” tuturnya.

Nik Aidi pernah juga bermimpi duduk di sebuah tempat yang panas dikelilingi api.

“Selain itu saya pernah bermimpi duduk di suatu tempat dengan dikelilingi api”

“Namun setelah saya memutuskan berubah, entah saya merasa lebih tenang,” kata dia.

Nik Aidi berkesimpulan mimpi itu merupakan peringatan dari Tuhan.

Ia juga belum kepikiran untuk kembali ke dunia yang sudah membesarkan namanya dulu.

Anak bungsu dari 7 bersaudara ini mengaku perubahannya tak bisa langsung drastis.

Ia mengatakan memang masih ada sisi feminis dalam dirinya.

Tapi sepenuhnya ia kini ingin dikenal sebagai seorang pria.

“Saya pelan-pelan berusaha berubah dan baru-baru ini mulai aktif datang ke masjid untuk salat. Kalau bisa, saya tak mau lagi tinggalkan salat karena salat 5 waktu itu penting.”

“Alhamdulillah, Tuhan memberikan hidayahNya untuk saya dan membuat saya kini lebih tenang”

“Cuma memang karakter saya sulit berubah, karena memang lembut dari dulu,” ujarnya.

Nik Aidi sendiri mengaku tak peduli dengan omongan orang.

Dia hanya memastikan jika niatnya berubah karena ingin dekat dengan Tuhan dan mendapat ketenangan.

Kini meninggalkan dunia glamor, Nik Aidi memilih menemani ayahnya yang sudah tua.

Sesekali teman-temannya menanyakan kabar dan hendak memberi pekerjaan. Tapi Nik Aidi masih pikir-pikir dulu.

Sementara soal jodoh, ia memasrahkan kepada Tuhan, siapa wanita yang akan menjadi pendamping hidupnya kelak.

“Saya berdoa kepada Allah agar dipertemukan dengan wanita yang baik, jujur, dan ikhlas. Itu saja,” pungkasnya.

Sumber: tribunnews.com

Perihal Jodoh, Jangan Terlalu Pemilih hingga Menyulitkan Diri Sendiri

Perihal Jodoh, Jangan Terlalu Pemilih hingga Menyulitkan Diri Sendiri

MANUSIA diciptakan Allah berpasangan. Maka jangan heran bila perkara jodoh seperti tak habis bila diperbincangkan.
Memang, untuk urusan jodoh kita harus cermat dan teliti. Karena menikah bukanlah untuk sehari dua hari, melainkan diharapkan hingga akhirat di surga nanti

Sebenarnya tak ada yang salah dengan hal tersebut. Setiap orang bisa memilih dan punya pilihan sendiri-sendiri. Namun jangan terlalu pemilih hingga menyulitkan diri sendiri. Alih-alih mendapat jodoh terbaik, tapi yang terjadi karena terlalu pemilih malah jodoh tak kunjung menghampiri, kan kasihan nanti.

Mendapat yang baik pasti keinginan kita semua. Tapi jangan hanya baik dalam arti ingin dapat yang cantik dan tampan, kaya raya dan memiliki banyak harta saja “Lihat” baik itu dari kepribadian, akhlak, agama dan perilakunya

Bila tentang keduniawian yang jadi acuan, maka hal itu justru akan membuat seseorang sulit untuk menemukan jodohnya. Karena ukuran keduniawian itu tiada puasnya. Apalagi yang sering terjadi, adalah jadi lupa diri dan tak sadar diri. Tak mengukur apakah pantas mendapatkannya, apakah sesuai dengan diri kita dan apakah akan baik nantinya. Yang diturutkan hanya nafsu saja, pada akhirnya hanya akan membuat diri sendiri sengsara dan merana.

Ok, memiliki kriteria memang perlu. Tapi jangan “memasang” harga terlalu tinggi untuk bisa bertemu dengan jodoh Anda. Bijaklah, jangan sampai karena terlalu fokus pada kriteria, membuat Anda susah dan membuat Anda lupa pada kuasa Allah SWT. Jangan pula jadi meremehkan dan memandang sebelah mata pada yang datang menyapa karena sekilas tak sesuai kriteria. Bila seperti itu, jodoh yang baik akan jadi angan-angan saja.

Ingat pula, bahwa Allah SWT memberi yang kita butuh, bukan yang kita inginkan. Selalu libatkan Allah SWT dalam segala aspek kehidupan, termasuk untuk jodoh, membaiklah, doalah, istikharahlah, jangan menentang aturan-Nya.
Saat diri Anda semakin taat padaNya, semoga jodoh dan kebahagiaan Anda dihadirkan Allah untuk Anda segera.

Sumber : islampos.com

Dulu Angon Bebek, Pemuda Miskin ini Sukses Bergaji Rp. 100 juta Dengan Pekerjaan Barunya

Dulu Angon Bebek, Pemuda Miskin ini Sukses Bergaji Rp. 100 juta Dengan Pekerjaan Barunya

Ekspedisi hidup dan juga nasib manusia, tentu tidak terdapat yang dapat diprediksi pada waktu depan. tercantum pula soal rezeki. bila hari ini diberi kelebihan harta dan juga kemewahan, belum tentu hari besok dapat menjamin seluruh perihal tersebut. lintasan takdir sering – kali bawa nasib seorang berposisi di titik terendah dalam kehidupan. tetapi, dengan sedikit tekad dan juga usaha, roda nasib pula dapat memutar takdir yang bawa kesuksesan dalam kehidupan seorang.
Bicara menimpa suatu takdir, cerita pemuda simpel yang berasal dari suatu desa terpencil ini, menggambarkan contoh nyata, gimana suatu usaha don do’a dapat merubah nasib idupnya. hidup terlunta – lunta dalam ketiadaan dan juga kurang kasih sayang orang tua, pemuda yang sempat jadi penggembala itik ini, kesimpulannya sukses mencapai pemasukan ratusan juta rupiah dengan profesi barunya. serupa apa perjuangannya? ikuti pembahasan berikut

Merintih dalam ketiadaan dan juga tanpa kasih sayang orang tua

Berposisi ditengah – tengah hangatnya dekapan keluarga, menggambarkan impian untuk sebagian besar kanak – kanak. tetapi, tidak seluruh bocah tersebut, memiliki nasib beruntung dapat merasakannya. salah satunya merupakan eka lesmana, seseorang pemuda simpel, yang wajib berjuang keras sendirian melawan kerasnya hidup yang menempa pribadinya semenjak kecil.

Hidup tanpa kasih sayang orang tua
si bunda yang telah berpulang pada dikala pribadinya berumur 4 tahun, jadi suatu pukulan yang telak untuk pribadinya. ketiadaan wujud bunda, menggambarkan cobaan berat yang wajib ditempuh eka lesmana kecil. tidak hingga disana, pribadinya juga ditinggal si bapak yang menghilang sehabis memutuskan buat menikah lagi. instan, eka kecil juga hnaya mersakan kasih sayang si nenek tanpa didampingi kehangatan kedua orang tuanya.

Pemuda pintar dengan tarbiyah alakadarnya

Dikala beranjak umur anak muda, alih – alih memperoleh sarana tarbiyah yang mencukupi, eka lesmana wajib puas cuma mengenyam jenjang tarbiyah resmi di tingkatan smp. pribadinya yang dikala itu dibiayai si nenek, terpkasa wajib pontang – panting mencari duit guna membiayai pendidikannya. keterbatasan pengeluaran, jadi tembok penghalang yang susah dihancurkan oleh pribadinya dikala itu.

Diketahui pintar dikala masih belia

yang mengharukan, sepanjang ia bersekolah, peralatan serupa pakaian seragam dan juga sepatu yang digunakannya tiap hari, menggambarkan sumbangan dari orang – orang yang terasa iba terhadap pribadinya. sementara itu, prestasinya di sekolah terkategori cukup daripada sahabatnya yang lain. eka lesmana tercantum wujud pintar yang senantiasa memperoleh ranking saa di sekolah.

Berdarah – darah dikala mencari nafkah

Tiba umur anak muda, pribadinya berupaya peruntungan dengan mengadu nasib di dunia kerja. cuma mengenggam selembar ijazah smp, pribadinya terasa kesusahan mencari pekerjaan pada dikala itu. walhasil, tawaran si paman bagaikan tukang angon bebek juga diambilnya, daripada jadi pengangguran. sayangnya, karna kurang teliti, bebek yang digembalakannya tersebut, kerap menghilang ataupun dimakan fauna buas.

Angon bebek 

tidak tahan dengan pekerjaan tersebut, pribadinya berupaya bergeser ke jadi buruh kesat. atas ajakan salah seseorang familinya, dia mengawali hari – harinya bagaikan karyawan di suatu pabrik di solo. bermacam – macam pekerjaan dilakoninya saa itu. mulai dari kuli gudang, operator mesin giling sampai kerja serabutan yang lain, dijalani dengan ikhlas. perjuangannya yang berdarah – darah, nanti jadi aspek kesuksesannya di masa depan.

Seseorang wanita yang merubah jalur hidupnya

Sehabis sekian lama bergelut dengan pekerjaan bagaikan buruh kesat, pribadinya memperoleh tawaran buat bekerja di yogyakarta dengan honor yang cukup. karna hasilnya yang bagus sepanjang bekerja, pribadinya diajak oleh seseorang mandor yang mengundurkan diri dari pabrik tempatnya bekerja. sampai pada kesimpulannya, seseorang eka lesmana memutuskan buat pindah.

Berjumpa pelanggan yang merubah nasibnya 

dikala bekerja di tempat barunya tersebut, pribadinya berjumpa seseorang wanita yang kerap berbelanja di toko kepunyaan juragannya tersebut. sehabis ngobrol panjang lebar, pribadinya baru siuman kalau wanita tersebut menggambarkan seseorang penjual online. tertarik dengan kemampuan yang ditawarkan oleh toko online tersebut, pribadinya mulai sungguh – sungguh mencari data dan juga mendalami tentang whatever yang berkaitan dengan perihal tersebut.

Sukses jadi seseorang jutawan

suatu kesuksesan tentu berbanding lurus dengan usaha yang dikeluarkan. walhasil, waktu dan juga sebagian besar gajinya, wajib direlakan buat membayar tagihan warnet demi memuaskan kerasa mau tahunya di dunia online. yang mengharukan, pribadinya terlebih lagi wajib berhutang kepada atasannya buat membeli suatu laptop. lama – lama dan juga tentu, pribadinya mulai kenali sedikit demi sedikit tentang hobi barunya tersebut.

Sukses bagaikan jutawan 

beruntung, pribadinya pada dikala itu pula pernah berjumpa dengan seorang yang telah sukses jadi seseorang blogger yang menciptakan ratusan dollar perbulannya. tidak tahu letih dan juga antusias dalam belajar, pribadinya kesimpulannya mencapai suskes jadi seseorang blogger adsense dengan keuntungan sampai menggapai ratusan juta rupiah.

Kemiskinan dan juga ketiadaan yang mendera pribadinya sejak kecil, tidak menyurutkan hasrat dan juga tekad seseorang eka lesmana buat merubah nasib dan juga hidup yang lebih baik lagi. wujud ini terlebih lagi sanggup memutar takdirnya seorang diri, dari titik terendah mengarah ke tingkatan kesuksesan melalui kerja kerasnya. darinya kita dapat belajar, sudut pandang yang positif dalam menyikapi keterpurukan dan juga kemiskinan, mampu membawakan kita mencapai kesempatan kesuksesan yang lebih besar pada waktu yang hendak tiba.

( sumber: https: //www. boombastis. com/ )

Dulu Kayuh Becak, Pria Ini Sukses Jadi Bos Di Amerika Serikat dan Jadi Langganan Menteri

Dulu Kayuh Becak, Pria Ini Sukses Jadi Bos Di Amerika Serikat dan Jadi Langganan Menteri

Kesuksesan dapat tiba kepada siapa aja dan juga kapan juga bila tuhan kehendaki. tetapi, keberhasilan itu cuma mendatangi mereka yang tulus dan juga ikhlas dalam berupaya. serupa cerita pemuda yang bernama andri suprayitno berikut ini. pernah jadi tukang becak dan juga pelayan restoran, laki – laki ini sukses menaklukan kejamnya dunia kerja amerika serikat dengan jadi seseorang pebisnis.
Tetapi siapa sangka, ekspedisi hidup pemuda lulusan stp – nhi bandung begitu panjang dan juga berliku. saat sebelum sesukses saat ini, dia sempat mencicipi pahitnya hidup dengan bekerja bagaikan pelayan dan juga juru masak di negara paman sam. tetapi, seluruh pengalaman tersebut nyatanya memunyai kedudukan yang berarti buat membentuk kesuksesannya di masa depan.

Mulai merintis karir dari dasar 

Pernah bekerja di suatu restoran di dago atas bandung, dia pula mengambil kursus bagaikan pramugara di dikala yang sama. dini mula perjalanannya ke amerika serikat juga berkat cerita dari si sahabat yang lebih dulu berposisi di situ. “ketika kuliah, sahabat yang berposisi di amerika, posting di ‘friendster’. ia cerita sanggup membeli mobil seorang diri ialah minivan caravan. aku amat termotivasi dengan post tersebut dan juga aku hendak mengikut jejaknya, ” ucapnya seperi yang dikutip dari finance. detik. com

Tidak mau berlama – lama, andri juga lekas mendaftar secara online buat dapat bekerja di as. dengan modal bahasa inggris yang belepotan, plus pilih ketat, dia kesimpulannya diterima dan juga mendapatkan visa h2b ataupun nonagricultural and temporary job. andri juga terbang ke amerika serikat dan juga datang di denver pada oktober 2005. bermacam – macam pekerjaan juga dia lakoni buat menyambung hidup.

Lakoni berbagai pekerjaan buat bertahan hidup 

mulai jadi housekeeper dengan honor $3. 50 per jam, kerja sampingan dengan jadi busboy dan juga waiter sampai juru masak sempat dia lakoni. dikala jadi koki di new orleans, dia terlebih lagi nyambi kerja di vallet parking. “sangat membosankan karna aku stay di zona parkir 8 jam. namun kesukaannya, aku mengendari mobil elegan serupa hummer, ferarri dan juga lamborghini, ” ucapnya seperi yang dikutip dari finance. detik. com

Jadi tukang becak dan juga koki restoran 

andri setelah itu pindah ke new york dan juga bekerja bagaikan pelayan restoran. dia juga pernah jadi seseorang pedicab wheels alias penarik becak, di wilayah central park. andri terasa betah karna upah yang cukup dan juga kawasannya tidak berpolusi. tetapi, jalur hidupnya berbeda dikala dia memutuskan buat mendirikan bisnis seorang diri. dengan modal sebesar us$ 3. 000, dia membuka usaha pertamanya yang bergerak di bidang biro ekspedisi yang menanggulangi pelayanan, jaringan, dan juga lobi – lobi.

Sehabis sekian lama membuka usaha, saat ini dia memliki langganan dan juga bermacam klien dengan bermacam latar balik. mulai dari wisatawan biasa, para bos industri ternama di tanah air, artis dan juga sutradara film, tamu konsulat kjri, sampai mengantar menteri yang lagi kunjungan kerja ke negara paman sam. dia terlebih lagi sempat jadi pasangan buat menteri perikanan, susi pudjiastuti dan juga bos first travel, andika dan juga annisa hasibuan dikala berkunjung ke amerika serikat. teruji, usaha kerasnya saat ini telah membuahkan hasil yang optimal.

Sempat antar bos fisrt travel dan juga menteri susi 

tidak hanya sukses jadi perantauan sukses di negara orang, dia pula memberikan suatu kutipan yang dapat jadi inspirasi buat teman boombastis seluruh. “anda tidak hendak menghargai kesuksesan bila kamu tidak sempat mengawalinya dari dasar, ” ucapnya diplomatis. pantas dicontoh nih triknya saboom.

( sumber: https: //www. boombastis. com/ )

Ingat! Tidak Semua Orang Punya Gaji, Tapi Semua Orang Telah Allah Jamin Rezekinya Dengan Baik

Ingat! Tidak Semua Orang Punya Gaji, Tapi Semua Orang Telah Allah Jamin Rezekinya Dengan Baik

Untukmu yang kini tengah bingung dan bersedih karena kehilangan pekerjaan, tidak usah berkecil hati dan berlama-lama frustasi.
Ingatlah dengan bijak, tidak semua orang memang akan mempunyai gaji, tapi semua orang telah Allah jamin rezekinya dengan baik dan sempurna.

Lantas, bila kini kamu tengah dalam keadaan tak berdaya karena kehilangan yang menurutmu sumber rezeki, buang mindset yang demikian. Ingat, kamu masih punya Allah yang maha segalanya, dan Dia-lah dzat yang mengatur rezekimu.

Tidak Mengapa Meski Kamu Tidak Memiliki Gaji Bejibun Banyaknya, yang Penting Kamu Selalu Tahu Caranya Mencari Rezeki Halal

Maka tidak mengapa meski khirnya kamu tidak lagi memiliki gaji bejibun banyaknya, yang penting kamu masih selalu tahu caranya mencari rezeki yang halal.

Gagal itu biasa, jatuh dan bangkrutpun adalah hal yang tak perlu kamu sesali, karena pasti dibalik kekacauan yang kamu alami ada kebaikan luar biasa yang menanti.

Gaji Itu Datangnya Dari Manusia, Tetapi Rezeki Datangnya Dari Allah dan Pasti Akan Datang Dari Arah Mana Saja

Lagipula, gaji itu datangnya dari manusia, tetapi rezeki datangnya dari Allah, dan pastinya akan datang kepadamu dari arah mana saja serta kapan saja.

Berbesar hati saja dan tetap bersyukur dengan keadaan yang menurutmu buruk, jangan bersedih berlarut-larut, kehilangan pekerjaan bukan lantas rezekimu tertutup, karena yang jelas rezeki yang lebih baik telah Allah persiapkan untukmu.

Tidak Perlu Iri Dengan Dia yang Memiliki Gaji Besar, Karena Gaji Hanya Untuk Karyawan, dan Rezeki Untuk Semua yang Beriman

Tidak perlu kamu iri dengan dia yang memiliki gaji besar, karena gaji hanya untuk karyawan, dan pastinya kamu akan mendapatkan lebh dari sekedar gaji dia yang kamu bilang besar, tatkala kamu mampu meminta yang terbaik kepada Allah.

Sebab rezeki yang baik memang Allah jaminkan untuk siapa saja yang berimana kepda-Nya, maka pastikan kamu termasuk diantaranya.

Tidak Perlu Sedih Bila Tak Memiliki Gaji Besar, Tapi Bersedihlah Jika Kamu Tidak Memiliki Iman

Jadi tidak perlu bersedih lagi bila kamu tak memiliki gaji besar, gaji fantastis, atau di PHK dari perusahaanmu, tapi bersedihlah jika kamu tidak lagi memiliki iman.

Bersedihlah jika kamu tak dapat mendekatkan diri kepada Allah, bersedihlah bila kamu tak dapat bergantung kepada-Nya, karena hal paling menyedihkan di dunia ini bila kamu tak tahu caranya meminta dan bersujud kepada-Nya.

Tidak Perlu Frustasi Jika Kamu Tak Memiliki Gaji Besar, Karena yang Penting Kamu Selalu Membesarkan Hatimu Untuk Meminta Kepada-Nya

Point pentingnya adalah tidak perlu kamu frustasi berkepanjangan saat tiba-tiba kenikmatan yang kamu miliki Allah jauhkan darimu, karena sejatinya ia kembali kepada Allah, dan kamu akan Allah ganti dengan nikmat yang lebih baik.

Untuk itu, besarkan saja hatimu dengan apa yang telah Allah putuskan, tidak perlu bersedih, tidak usah khawatir, yakin saja saat kamu ikhlas dan terus meminta kepada-Nya maka rezeki yang lebih baik akan Allah datangkan.

Sumber : humairoh.com

Semangat Hidup Kakek Tua Penjual Jeruk yang Mengidap Katarak

Semangat Hidup Kakek Tua Penjual Jeruk yang Mengidap Katarak

Hidup sehat dan juga serba – serbi terdapat acapkali membikin kita kurang ingat hendak pemberi nikmat tersebut. tidak tidak sering dari kita menghabiskan hari – hari dengan foya – foya dan juga menghabiskan duit yang kurang berguna.
Tetapi, apa yang terjalin bila kita sudah jatuh sakit ataupun diuji kemiskinan? kita nyatanya meringik dan juga berkata kepada dunia kalau hidup ini tidak adil. sementara itu banyak pula dari mereka yang hidupnya lebih susah, tetapi senantiasa bersyukur dengan keadaannya tersebut. salah satunya kakek tua renta penjual jeruk asal malang ini.

Keikhlasan penjual jeruk yang tua renta

bila kita amati dari kejauhan, dia nampak serupa penjual yang lain yang menjajakan dagangannya. tetapi, bila kamu memandang dengan dekat dan juga berbicara dengan kakek tersebut, dia cuma hendak dapat meraba – raba ataupun menunduk. kenapa? kakek ini menderita katarak kronis yang menyebabkan pribadinya tidak dapat memandang dengan jelas lagi sampai – sampai memerlukan dorongan kacamata.

Nampak, sesekali dia mengusap matanya yang kerap berair. dia cuma dapat jongkok ataupun duduk dikala menunggu pembeli tiba. kakek ini berdagang dengan bermodalkan 2 keranjang besar buat tempat buah dagangannya dan juga pula kresek buat wadah buahnya dikala pembeli tertarik membeli buah jeruknya tersebut.
dia menjual jeruknya di zona pelataran pasar besar malang dekat dengan swalayan altara. dia mematok harga jeruknya dengan harga 20. 000 rupiah buat masing – masing 2 kg jeruk yang dibelinya. sebaliknya buat 3 kg jeruk dia hendak berikan harga diskon ialah cuma 25. 000 rupiah aja. berapa juga yang dia mampu, dia yakin kalau seperti itu rezeki yang di mampu dari si kuasa.

Jikalau terdapat yang membeli dagangannya dia cuma dapat meraba jeruk – jeruknya dan juga pula plastik kresek buat wadah dagangannya tersebut lantaran penglihatannya kabur. alangkah mirisnya keadaan kakek ini. tetapi, dia tidak sempat sedikitpun meringik dan juga senantiasa antusias menjual jeruk walaupun keadaanya yang tidak dapat memandang. dia cuma berharap kalau dagangannya laris sampai – sampai dia dapat menghidupi keluarganya.

Jeruk

Buat hidup tiap hari, dia tidak dapat mengandalkan hasil berjualan jeruknya. pemasukan dari menjajakan buah di pelataran tidak menentu masing – masing harinya. banyak sekali pesaing dari pedagang – pedagang lain yang memiliki lapak dan juga lebih menarik dari pada miliknya. pemasukan yang tidak tentu buatnya kesusahan buat makan tiap hari, terlebih buat mengobati mata kakek ini yang terserang katarak stadium kronis.

Katarak kronis yang dia derita benar sulit buat dipulihkan. jikalau berobat ke dokter buat pengobatan kataraknya tersebut nyatanya memerlukan pengeluaran yang tidak sedikit. tidak bisa jadi mengandalkan pemasukan berjualan jeruk buat mengobati kataraknya yang sudah kronis tersebut.

Walaupun dengan keadaan yang tidak dapat memandang, dia senantiasa wajib berjuang demi memperoleh sesuap nasi buat menyambung hidup. hidup benar keras namun dia wajib senantiasa bertahan karna ini tes kesabaran dari si pencipta.

Gimana? harusnya kita senantiasa bersyukur dengan kondisi kita dikala ini yang jauh dari kesusahan. masih banyak dari mereka yang tidak dapat makan masing – masing harinya. bila memiliki rezeki lebih, lebih baik kamu menyisihkan sebagian buat orang – orang yang memerlukan serupa kakek ini. jangan kurang ingat pula buat senantiasa bersyukur di tiap peluang kepada si pencipta dalam tiap keadaan. mudah – mudahan terdapat keajaiban yang besar buat membikin kakek ini sembuh dari katarak.

( sumber: https: //www. boombastis. com )

Pecahkan Rekor Dunia Lari 100 M, Inilah sosok Karisma Evi Tiarani yang Harumkan Tanah Air

Pecahkan Rekor Dunia Lari 100 M, Inilah sosok Karisma Evi Tiarani yang Harumkan Tanah Air

Terdapat banyak sekali atlet berbakat yang mengharumkan nama indonesia di kancah internasional. sebagian waktu yang kemudian terdapat aries susanti yang jadi juara panjat tebing dunia, membongkar rekor dunia sebelumnya. kali ini terdapat karisma evi tiarani, dari cabang berolahraga lari 100 m gadis.
Karisma evi tiarani, membongkar rekor dunia dalam kejuaraan world para athletics championships 2019, dubai, uni emirat arab. laporan senang tersebut di informasikan di instagram kemenpora pada kamis (14/11/2019). karisma seorang diri sukses pecahkan rekor dunia pada kelas t63. siapakah wujud atletik satu ini, ayo kita ikuti dalam pembahasan berikut ini.

Keterbatasan raga tidak membikin dia menyerah

Karisma evi tiarani merupakan seseorang atlet asal indonesia. usianya masih 18 tahun dan juga sudah menemukan gelar bagaikan juara dunia. sementara itu, wanita boyolali ini lahir dengan keterbatasan raga. kaki kirinya berkembang lebih pendek dan juga lemah dibanding kaki kanannya. tetapi, perihal tersebut tampaknya tidak membikin evi rendah diri, dia malah memperoleh support dan juga sokongan dari orang terdekatnya sampai dapat mencapai mimpi bagaikan atlet yang berbakat.

Menyayangi berolahraga semenjak kecil

Menggemari berolahraga semenjak kecil
menempuh jalur bagaikan seseorang atlet, nyatanya dari pribadinya kecil evi sudah tertarik dengan berolahraga, cuma dahulu, dia amat suka dengan bulutangkis. tetapi, dengan keadaan kakinya yang lemah sebelah tidak bisa jadi buat evi masuk dalam jenis atlet wajar. untungnya lagi, pada dikala duduk di bangku kelas 2 smp, dia dikenalkan dengan olehraga difabel, sampai dia melesat dan juga jadi wakil indonesia dalam acara berolahraga difabel terbanyak asia kala itu.

Pernah hadapi permasalahan dalam keseimbangan

Hadapi permasalahan penyeimbang
ekspedisi mengarah sukses itu benar bukanlah gampang. evi siuman betul bahwa memilah berolahraga bagaikan jalur hidup merupakan perihal yang tidak gampang. karna memiliki kaki yang lebih pendek sebelah, penyeimbang merupakan musuh sekalian temannya. dia tidak tau metode berlari dikala dini berupaya buat berlari, belum lagi buat kurangi kerasa sakit di kaki yang pula kadangkala menyiksa. tetapi, bersamaan berjalannya waktu, evi terus menjadi terbiasa dan juga jadi kilat, kokoh, dan tangguh.

Jadi juara di asian permainan 2018

Juara di asian para permainan
berkat kegigihannya, evi sukses menyumbang medali emas buat indonesia di asian para permainan 2018 kemudian. emas ini tiba dari no 100 t42/63 gadis. mengutip liputan6. com, dikala itu evi sukses mencatatkan waktu 14, 98 detik, unggul atas kaede maekawa (16, 89) dan juga tomomi tozawa (16, 98). dan juga sukses ini jadi pelampiasan evi sehabis cuma mencapai perunggu no lompat jauh t42 – 44/61 – 64 gadis. nyatanya, buat jadi juara itu, evi pernah menelantarkan sekolahnya, karna wajib fokus ke latihan. tetapi, yang membikin dia beruntung merupakan gurunya yang senantiasa menunjang apa yang sudah evi seleksi.

Sukses pecahkan rekor dunia

Juara di dubai
Yang terkini merupakan evi sukses dalam ajang world para athletics championships 2019, dubai, uni emirat arab. evi jadi juara karna mencatatkan waktu 14, 72 detik. evi jauh melampaui atlet asal italia, monica granziana dengan catatan waktu 15, 56 detik, dan juga pula posisi ketiga gitte haenan asal belgia, dengan waktu 15, 60. keberhasilan evi menggambarkan emas kesatu indonesia dalam ajang yang diselenggarakan 7 – 15 november tersebut. dengan prestasi tersebut, evi sudah diyakinkan buat berulang unjuk gigi pada paralimpiade tokyo tahun 2020.

Wah, selamat ya evi, mudah – mudahan senantiasa dapat mengukir kemenangan ke depannya. keterbatas sepatutnya benar tidak menghalangi kita buat mencapai seluruh perihal yang kita impikan. ya, salah satu contoh tampaknya merupakan karisma evi tiarani ini.

( sumber: https: //www. boombastis. com )

Taufiq Effendi, Tunanetra yang Lulus Cumlaude dan Dapat Beasiswa di 8 Kampus Luar Negeri

Taufiq Effendi, Tunanetra yang Lulus Cumlaude dan Dapat Beasiswa di 8 Kampus Luar Negeri

Jadi berubah benar membikin kita unik. tetapi, di sisi lain perbandingan kadangkala membikin seorang susah diterima di lingkungannya, terlebih bila perbandingan itu menyangkut keadaan raga. perihal inilah yang awal mulanya dialami oleh taufik effendi, seseorang tunanetra yang sukses mencapai 8 beasiswa di luar negara.
Waw, hebat kan? tetapi, proses yang wajib dilalui oleh taufik pula tidak gampang. terdapat banyak perihal yang dia perjuangkan sampai saat ini dapat berprofesi bagaikan dosen. bisa jadi, cerita hidup taufik effendi ini dapat jadi inspirasi buat kita seluruh ya, teman boombastis.

Musibah yang dia alamiah di umur 6 tahun membikin penglihatannya lenyap perlahan

Yup, taufik effendi tidaklah tunanetra semenjak lahir. dia hadapi musibah di umurnya yang masih 6 tahun. perihal tersebut membikin dia wajib ketiadaan penglihatannya. kesatu, sehabis musibah, mata kanan taufik tidak dapat memandang dengan jela, sampai umurnya 10 tahun dia betul – betul tidak dapat memandang apa – apa lagi.

Buta karna musibah

5 tahun setelahnya, penglihatannya sebelah kiri pula sirna. buta yang dia alamiah membikin dia wajib keluar dari sekolah dan juga wajib melaksanakan pembedahan. sayang, bermacam penyembuhan yang dia jalani senantiasa tidak dapat mengembalikan matanya sehat serupa sediakala. sampai dikala ini, taufik wajib merelakan dunianya hitam.

Pernah frustrasi tetapi dia dapat bangkit kembali

Serupa orang yang kaget dan juga tidak dapat menerima realitas, taufik pernah frustrasi dan juga tekanan mental karna wajib menerima dunia yang ‘gelap’ gulita. terdapat banyak sekali perihal yang tidak dapat dia jalani serupa dikala penglihatannya masih terdapat. tetapi, taufik setelah itu siuman, kalau keterbatasan tidak sepatutnya menghalangi dunianya.

Lulus cum laude

dia setelah itu bangkit dan juga terus menata berulang semangatnya. karna perihal seperti itu dia menajamkan indera tidak hanya mata. taufik setelah itu melanjutkan sekolahnya yang pernah putus. dia memakai huruf braille bagaikan salah satu tata cara belajar.

Cum laude dan juga lulus kuliah dalam waktu 3, 5 tahun

Taufik effendi pernah diundang ke gelap putih (07/10/2019 ) buat berbagi cerita. terdapat banyak sekali pengalaman yang dicoba oleh taufk saat sebelum dia melanjutkan sekolahnya. dia sempat kursus pijat dan juga main musik. perihal tersebut bagaikan salah satu alternatif karier yang dapat dia buat buat masa depannya.

Tetapi, taufik setelah itu berbeda fikiran buat melaksanakan perihal yang lain. dia kemudian melanjutkan kuliah di universitas negara jakarta (unj) dengan jurusan tarbiyah bahasa inggris. unggul di situ, tuafik dapat lulus dalam waktu 3, 5 tahun, dengan predikat cum laude.
prestasi sepanjang kuliah dan juga lulus beasiswa di kampus – kampus luar negeri

Sepanjang masih berstatus mahasiswa, taufik pula masuk dalam pelajar berprestasi. dia sempat lolos pilih dan juga dipresentasikan di kegiatan 4th asia tefl international conference di jepang, yang mana saingannya merupakan doktor – doktor yang bergelar ph. d, serupa dilansir dari hipwee. com. lulus dari unj, taufik sukses lulus dan juga kuliah di kampus luar negara dengan beasiswa. dia pernah menemukan beasiswa penuh di agha university, inggris.

Tetapi, dia setelah itu kembali karna istrinya yang lagi memiliki. tidak putus asa, taufik setelah itu memperoleh banyak sekali beasiswa lain. terdapat ict training dari japan braille library, teacher training and workshop di into oregon state university, dan juga australian development scholarship buat melanjutkan s2. bahwa ditotal terdapat 8 beasiswa yang dia terima.

Keterbatasan sepatutnya tidak menghalangi seorang dalam berkarya dan juga menggapai tarbiyah besar. taufik effendi ini merupakan salah satu di antara orang yang sukses mencapai mimpinya. buat kalian yang pula hadapi keterbatasan, jangan sempat cemas ya. kalian dapat kok jadi orang sukses dan juga sukses mencapai cita – citamu.

( sumber: https: //www. boombastis. com )

Jatuh Saat Bekerja, Pria Ini Biarkan Tulang Tangannya Menggantung Selama 18 Tahun, Ini Kisahnya

Jatuh Saat Bekerja, Pria Ini Biarkan Tulang Tangannya Menggantung Selama 18 Tahun, Ini Kisahnya

Sosok pria berusia 84 tahun, Sonto Wiryo seperti menyatu dengan alam.
Ia samar-samar terlihat di antara pohon dan semak dalam sebuah kebun nan rimbun di lereng perbukitan Dusun Crangah, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sonto bertubuh mungil sekitar 150 cm. Garis keriput memenuhi wajahnya.

Ia muncul dari balik kebun yang sepi sambil memikul tumpukan bongkok atau dahan kering pelepah kelapa.

Tumpukan yang dipikulnya itu lebih panjang dan lebih lebar dari ukuran tubuhnya. Tapi, si kakek tetap saja tenang berjalan, seolah bongkok bukan beban.

Warga memanggilnya Mbah Sonto. Hari-hari mencari bongkok yang digunakan sebagai bahan bakar memasak nira menjadi gula kelapa.

Produksi gula kelapa ini dijalani bersama Mujikem (80 tahun), istrinya.

“Niki ngangge genen (ini untuk pengapian tungku),” kata Sonto, Minggu (17/11/2019). Sonto masih memikul bongkok di bahu kiri. Ujung bibirnya sering kali menyungging senyum.

Kakek Sonto seperti halnya warga lain, sejatinya tampak biasa saja.

Namun, Sonto menarik perhatian lantaran lengan atas sebelah kanan patah sehingga lengan bawahnya menggantung.

Daging lengan atas yang biasanya otot berganti bulat tonjolan tulang patah. Kondisi ini dibiarkannya selama lebih 19 tahun sampai sekarang.

“Niki patah. Mboten saget (tangan diangkat). Kulo dawah saking inggil,” kata Sonto.

Ia mencoba menjelaskan bahwa tangannya patah karena terjatuh dari ketinggian. Suaranya terdengar parau dan seperti hampir habis ketika berbicara.

“Tulang itu nggantung tertahan urat dan otot saja,” kata Barno (48), anak Sonto yang paling bungsu.

Dalam perjalanan waktu, kondisi kakek renta Sonto pun menjadi pemandangan biasa.

“Dengan kondisi seperti itu, warga sangat memahami. Misal dia tidak ikut kegiatan di warga, warga mengerti,” kata Nartono (44), tetangga dekat sekaligus kerabat si kakek di Crangah.

Kisah Sonto Jadi Motivasi Warga

Nartono mengungkapkan, derita Sonto malah sering memotivasi dan menjadi cerita pembangkit semangat warga untuk melakukan banyak hal.

Sang kakek seolah tidak lelah bekerja. Dalam keterbatasannya, Sonto tidak ubahnya mereka yang normal.

Tangan kanannya memang tidak digunakan maksimal, tapi Sonto tidak terlambat mencari ramban pada pukul 06.00 WIB.

Ramban sebutan bagi pakan sapi atau kambing.

Ia juga rajin mencari kayu bakar dari blarak kering atau pelepah pohon kelapa yang gugur dan kering di kebun-kebun tak bertuan.

Ia mencari pakan ternak naik turun di antara tebing, jurang dan lereng bukit ekstrem khas kontur Dusun Crangah.

Ia tak lupa merapikan ramban dan bongkok sepulang ke rumah. Ia bekerja sampai menjelang sore. Begitu terus setiap hari.

“Palingan hanya pulang istirahat siang 1 jam lalu pergi lagi mencari ramban,” kata Barno.

Sementara itu, warga juga menilai aksi sosial pria kelahiran tahun 1935 ini baik.

Nartono bercerita, Sonto suka terlibat dalam kerja bakti. Ia menunjukkan bahwa keterbatasan manusia bukan halangan.

Sonto masih mampu mengangkat pacul hingga memecah batu. Soal sumbangan juga serupa.

“Jiwa sosialnya besar. Saat mau ada kegiatan sadran, dia duluan menyumbang. Orang lain belum,” kata Nartono.

Sonto menjalani masa muda sebagai penderes nira kelapa. Ia melakukan pekerjaan ini sejak masih bujang. Ia bisa memanjat 20 pohon di kebun miliknya setiap hari kala sehat bugar.

Mujikem yang memasak nira jadi gula. Produksi gula merah ini menjadi penghasilan utama mereka.

Musibah jatuh dari pohon membuat rumit keadaan belasan tahun silam. Musibah mengakibatkan lengannya patah.

Kini, suami istri ini mengandalkan cucunya untuk menyadap nira.

Sonto dan Mujikem kini menghabiskan sisa hari untuk membuat gula nira kelapa. Sonto mencari bongkok sebagai bahan bakar produksi gula.

Mujikem memasak gula. Mereka berdua membuat 1-4 kilogram gula merah setiap hari. Mereka menghasilkan Rp 50.000 setiap dua hari.

“Palingan dapat uang 2 hari sekali dari gula” katanya.

Lengan Patah, Harta Terkuras, Suara Hilang
Lengan patah itu kisah tentang kekerasan hati sekaligus keberanian, atau lebih tepat disebut kenekatan Sonto.

Nartono, kerabat Sonto, menceritakan awal kecelakaan ketika Sonto berniat memotong dahan pohon waru yang menumpang pada dahan pohon mangga.

Dahan itu tertahan sampai melengkung.  Sonto nekat memotong sekalipun Mujikem sudah mengingatkan bahwa daya tolak dahan pohon bisa berbahaya.

“Baru sekali tebas dahan langsung patah dan pohon langsung tegak. Dia ini terlempar melewati pohon durian dan berhenti karena terbentur pohon kajar,” kata Nartono.

“Tingginya 9 meter,” kata Sonto mengenang tragedi itu.

“Kejadian itu 2001. Saya dan kakak yang menolong pertama kali Pak Tua,” kata Nartono.

Sonto masih setengah baya ketika itu. Ia dalam kondisi sadar setelah terjatuh. Tapi, ia muntah darah tak lama kemudian.

Ia dilarikan ke RSUD Wates,  lantas dirujuk ke Yogyakarta dan dirawat selama 3 bulan di sana. Masa pengobatan itu menghabiskan harta.

Ia terpaksa menjual kebun sekitar 3.600 meter persegi berisi pohon durian, manggis dan petai.

“Kebun dijual karena punya utang dan biaya kontrol terus ke RS. Belum lagi untuk makan. Dulu belum ada BPJS dan bantuan-bantuan lain. Informasi juga tidak mengalir cepat seperti sekarang,” kata Nartono.

Penyembuhan pada luka dalam itu membuat Sonto terlambat untuk mengembalikan tangannya yang patah jadi dua.

Awalnya tangan itu hanya digibs. Tulang malah tidak menyambung secara sempurna.

Akibat kecelakaan kerja itu, Sonto juga sampai kehilangan suaranya.

“Yang tersisa adalah suaranya yang parau,” kata Nartono.

Lebih 19 tahun berlalu, Sonto mengaku tidak perlu lagi ada kesembuhan dan pemulihan pada tangan kanannya.

Ia akan membiarkannya seperti apa adanya.

“Mboten. Ora (tidak mau/tidak perlu disembuhkan),” katanya sambil geleng-geleng.

Lagi-lagi ia menjawab sambil tersenyum simpul. Ia juga memastikan patahan itu tidak lagi sakit, ngilu, kram, atau pedih.

Ia bahkan diam saja ketika lengan patah itu diraba, dipegang bahkan ditekan.

Hanya orang lain yang memandang terbelalak seolah ikut  merasa ngilu.

Lagipula tangan kiri sudah bisa menjadi andalan baik untuk menyabit, memacul, memanggul.

Tangan kanan memang masih bisa digunakan meski tidak sempurna. Ia hanya memakai tangan kanan untuk menahan dengan tekanan ringan saja.

“Lengan kanan ini hanya untuk nglawehi atau membantu. Kiri yang utama. Kalau mau salaman, yang kiri mengangkat dan membantu tangan kanan,” kata Nartono.

Nartono menilai, Sonto mungkin sudah merasa nyaman dengan keadanya sekarang sehingga tidak perlu lagi ada rekayasa tulang padanya.

Tinggal di Dusun Ekstrem, Terima PKH

Dusun Crangah berada di kemirigan lereng Bukit Menoreh. Jalan menuju dusun terbilang ekstrem karena terjal dan banyak semenisasi yang rusak berat.

Jalan semen itu sempit dengan jurang dan tebing di kanan kiri. Dusun ini beberapa kali jadi langganan longsor saat musim hujan.

Rumah terlihat jauh di bawah jurang maupun di atas tebing. Satu rumah ke lainnya terpisah kebun lebar.

Rumah Sonto juga berada di tebing yang curam. Sonto dan Sajikem tinggal di sana sejak awal.

Keduanya ditemani anak dan cucunya kini. Mereka tinggal di rumah sederhana dari dinding kayu dan asbes.

Kandang kambingnya juga terlihat rapi di halaman depan rumah yang bersih.

Lantainya separuh sudah semen halus. Semua terlihat rapi juga bersih.

“Rumah bikin sendiri. Dinding sendiri. Membangun sendiri. Lantai ini (semen) dibantu anak-anak,” kata Sajikem.

Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Desa Hargotirto, Rina Rohman Iyati mengungkapkan, kehidupan Sonto dan Mujikem mendapat perhatian pemerintah lewat bantuan kesejahteraan sosial bagi lanjut usia.

Lansia ini memperoleh bantuan tunai yang disalurkan 4 kali dalam satu tahun dengan total Rp 5.000.00 untuk tahun 2019.

Bantuan lain, kata Rina, juga mengalir dari pemerintah daerah.

Terdapat 596 keluarga penerima manfaat PKH di desa ini, baik untuk kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas dan lansia.

Masing-masing punya latar belakang iba sebagai keluarga miskin.

Khusus untuk lansia, menurut Rina, bantuan pemerintah sejatinya untuk menjaga kualitas kesehatan dan gizi lansia agar mereka bisa terus beraktivitas secara baik di usia senja.

“Salah satunya bisa rutin cek kesehatan atau ke posyandu (lansia). Dengan harapan, mereka tetap bisa hidup secara terawat dan tidak tersia-sia,” kata Rina via telepon, Selasa (19/11/2019).

Sumber: tribunnews.com

Diusir Rentenir Dari Kontrakan, Buruh Pabrik Sepatu dan 3 Anak Diselamatkan Petani Tua di Tengah Hutan

Diusir Rentenir Dari Kontrakan, Buruh Pabrik Sepatu dan 3 Anak Diselamatkan Petani Tua di Tengah Hutan

Diusir dari kontrakan karena masalah utang, cerita buruh pabrik sepatu dapat tumpangan gratis dari petani tua di tengah hutan.
Marlina sangat bersyukur diberi izin tinggal di saung milik petani tua yang juga purnawirawan TNI bernama Agus Suhara (82).

Setelah dirinya angkat kaki dari kontrakan karena masalah utang dengan rentenir, Marlina beserta suami dan ketiga anaknya harus rela tinggal di sebuah saung di tengah hutan.

Marlina (33) seorang buruh pabrik sepatu tak menyangka kehidupannya dengan suami beserta tiga anaknya akan seperti saat ini.

Ia harus rela tinggal bersama suami dan anaknya di sebuah gubuk di tengah kebun yang berada di lereng perbukitan Karangpara, Desa Kebonmangun, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi, Jawa Barat.

Saung berukuran sekitar 4×3 meter tersebut harus ia tempati dengan ketiga anak dan suaminya karena permasalahan yang menimpa keluarga sebulan yang lalu.

Buruh asal Surade dan keluarganya ini telah menghuni saung kebun itu lebih sebulan setelah mendapatkan izin dari pemiliknya, sejak Kamis (17/10/2019) sebulan lalu.

Sebelumnya mereka tinggal mengontrak di rumah petak di wilayah Desa Sirnaresmi kecamatan setempat.

Namun, Rabu (16/10/19) sore menjadi hari kelabu bagi keluarga kecil Marlina.

Awalnya saat seorang pemberi pinjaman uang atau rentenir dan sejumlah orang dari lembaga peminjaman datang hampir bersamaan ke kediamannya.

Mereka datang hendak menagih sisa hutang yang dimiliki oleh Marlina dan suami kepada rentenir-rentenir tersebut.

Padahal pada hari yang sama, Marlina dan suami hendak berkemas dan berpindah tempat tinggal ke kontrakan yang baru yang berada 100 meter dari sebelumnya.

Sore itu, penagih hutang meminta agar ia melunasi sebagaian tunggakannya malam itu juga.

Bahkan salah satu dari penagih hutang yang datang sempat mengancam Marlina dan suami akan dipenjarakan.

“Saya ditagih utang, dan diancam akan dilaporkan ke polisi. Karena kami dituding akan kabur. Padahal kami sedang pindahan ke kontrakan baru,” ungkap Marlina didampingi suaminya Dede Sandi saat ditemui Kompas.com di saung kebun, Rabu (20/11/2019) petang, dikutip dari Kompas.com.

Pada malam itu juga sang suami keluar rumah berniat hendak mencari pinjaman untuk melunasi hutang yang telah ditagih oleh beberapa rentenir yang datang.

Namun karena lama tidak pulang, Marlina pun juga berinisiatif untuk keluar rumah hendak mencari pinjaman juga.

“Sebenarnya suami saya sudah bolak-balik ke rumah, dan menjelaskan belum berhasil dan kami meminta keringanan. Tapi tidak bisa, akhirnya saya pun keluar rumah untuk mencari pinjaman uang,” tuturnya, dikutip dari Kompas.com.

Sesampainya di rumah, Dede, suami Marlina tak mendapati penagih hutang dan istrinya di kediamannya.

Yang lebih memilukan, Televisi 22 inch, dua handphone sudah tak ada di tempat semula.

Awalnya Dede berpikir bahwa barang-barang tersebut telah dibawa Marlina ke kontrakan baru mereka.

Namun, ternyata sampai sekarang mereka tak tahu dimana barang-barang tersebut dan dibawa siapa.

“Saya sih gak menuding siapapun. Tapi untuk kehilangannya ini sudah kami laporkan ke polisi, lapornya juga baru Sabtu kemarin,” ujar dia, dikutip dari Kompas.com.

Tak sampai disitu, malam yang sama buruh perempuan yang baru bekerja tiga tahun tersebut dibawa paksa dan digiring puluhan warga ke rumah yang diduga rentenir.

Saat itu dia sambil membawa karpet dan kasur mau ke rumah kontrakan bertemu dengan banyak warga yang mencegatnya, lalu barang-barang tersebut diminta untuk dititip di salah satu teras warga.

“Salah seorangnya saya kenal. Lalu saya dibawa dan diburu-buru, sambil tangan ditarik-tarik dan diikuti puluhan warga,” aku Marlina, dikutip dari Kompas.com.

Sampai di rumah yang diduga salah rentenir tersebut, sang suami, Dede ternyata sudah sampai di sana lebih dulu.

Marlina dan Dede sempat dimaki dan diancam akan dipenjarakan oleh rentenir tersebut.

Dilansir dari Kompas.com, Dede sempat mengatakan bahwa disuruh untuk menandatangani perjanjian untuk menyanggupi melunasi hutang.

Karena pikiran sudah tidak karuan, juga memikirkan ketiga anaknya, akhirnya surat.perjanjian ditandatangani.

“Motor dan kunci akhirnya disimpan sebagai jaminan,” kata dia dikutip dari Kompas.com.

Permasalahan buruh dan keluarganya ini tidak tuntas hanya utang saja. Berikutnya pemilik kontrakan baru pun akhirnya membatalkan untuk diisi.

Akhirnya mereka pun, pada Kamis (17/10/2019) memutuskan mencari rumah kontrakan di lain tempat.

Akhirnya ada salah satu warga yang memiliki mobil bak terbuka bersedia membantu mengangkat barang-barang mereka.

Namun, ternyata tak ada satu kontrakan pun bisa mereka tempati pada dini hari tersebut hingga mereka diarahkan ke sebuah gubuk di tengah kebun.

“Kami sudah bingung. Akhirnya barang-barang di simpan di teras rumah warga. Anak-anakpun ditidurkan di teras rumah warga itu,” aku Marlina, dikutip dari Kompas.com.

Subuh itu, sekitar pukul 04:30 WIB, petani tua bernama Agus Suhara (82) sedang berjalan-jalan mengontrol kebun dan perkampungan sekitarnya menuju ke rumahnya di lerengan perbukitan Karangpara.

Tiba-tiba pandangan matanya tertuju ke teras rumah tetangganya yang berantakan dengan peralatan rumah tangga.

Agus pun sempat terhentak kaget, saat melihat di teras rumah itu terdapat tiga anak terlelap tidur dengan alas seadanya.

Purnawirawan TNI AD tersebut akhirnya memperbolehkan keluarga Dede dan Marlina untuk tinggal di gubuk di kebun miliknya tersebut.

“Ini tugas kemanusiaan. Mereka dibawa ke rumah dan disuruh tinggal di rumah ini. Namun mereka akhirnya memilih tinggal di saung kebun. Padahal ada kamar yang kosong,” kata Agus saat ditemui Kompas.com di rumahnya Rabu siang.

“Insya Allah selama di sini baik makannya, minumnya Apa (panggilan bapak) yang sediakan. Apa ingat anak-anak dan cucu-cucu. Disuruh tinggal bersama di sini mereka enggak mau,” ujar purnawirawan yang mengakhiri tugas pada Kodim 0607 ini, dikutip dari Kompas.com.

Sumber: tribunnews.com

Tak Perlu Iri, Setiap Orang Memiliki Jalannya Sendiri Menuju Sukses, Asal Tetap Berusaha dan Berdoa

Tak Perlu Iri, Setiap Orang Memiliki Jalannya Sendiri Menuju Sukses, Asal Tetap Berusaha dan Berdoa

Setiap orang telah memiliki jalannya masing-masing untuk menuju sebuah keberhasilan, kesuksesan, lantas jika kamu saat ini sedang mengeluh karena tak kunjung sampai pada titik yang dituju, bersabarlah!
Jangan gampang iri, jangan melihat melihat mereka yang terlebih dulu berhasil lalu sakit hati, tetapi koreksilah dirimu sendiri, tundukkan hati dengan rasa sabar.

Bunga yang Tumbuh Tidak Selalu Mekar Bersamaan, Sama Halnya Antara Kesuksesanmu dan Kesuksesan Orang Lain

Karena sungguh bungan yang tumbuh itu tidak selalu mekar secara bersamaan, meski kadang benih yang ditanam sudah sama jama dan harinya, namun tetap saja kadang tumbuhnya tidak beraturan.

Sama halnya dengan kesuksesan yang belum kamu dapatkan dengan kesuksesan mereka yang telah kamu eluh-eluhkan enak.

Bersabarlah, Pastikan Kamu Memiliki Cukup Kesabaran Untuk Meraih Kesuksesan yang Kamu Damba

Bersabar dan teruslah bersabar, itulah yang harus kamu jadikan penguat diantara usaha dan kerja kerasmu, karena kesabaran memang kunci utama untuk sebuah keberhasilan yang nyata.

Maka pastikan kamu memiliki cukup kesabaran meraih sukses yang kamu damba, jangan keburu emosi lantaran Allah kadang hadapkanmu pada kegagalan, sungguh kegagalan itu hanya jalan untukmu lebih bersemangat lagi.

Terus Berusaha Adalah Tangga Termahal Menuju Kesuksesan, Pastikan Kamu Melakukannya

Bersemangatlah dan bekerja keraslah tiada henti, sebab kerja keras adalah tangga termahal menuju sebuah keberhasilan yang gemilang. Ingat, kesuksesan akan nyata bila kamu tidak pernah lelah untuk bekerja keras.

Kesuksesan akan kamu rasakan natinya, bila setiap langkah yang kamu tapaki selalu tersanding rasa sabar dan usaha yang tidak main-main.

Jangan Mudah Tersinggung Oleh Perkataan Buruk Orang Lain, Kamu Hanya Perlu Fokus Pada Apa yang Kamu Tuju

Selain bekerja keras dan bersabar, jangan lupakan Allah untuk setiap semangat yang datang dari dirimu, karena dengan mengingat Allah maka tentu kamu tidak akan jumawa atas hasil yang kamu raih nantinya.

Tetapi, jika saat ini keberhasilah itu belum kamu capai, dan orang-orang ternyata berisik menyorakimu, kuatlah! Karena badai pasti berlalu.

Jangan mudah kamu merasa tersinggung oleh perkataan buruk orang lain, yang harus kamu lakukan adalah teuslah fokus pada apa yang kamu tuju, jangan ragu dan jangan bimbang, percaya saja Allah selalu bersamamu.

Percayalah, Disaat Kamu Berusaha Dengan Keras Hasilnyapun Akan Baik. Karena Tak Ada Hasil yang Membohongi Usaha

Percayalah, disaat kamu benar-benar telah pandai berusaha dengan sangat keras, maka hasilnyapun akan baik. Karena tidak ada hasil yang dapat membohongi usaha, semua yang kamu usahakan sekarang akan sebanding dengan hasilnya nanti.

Semua hasil baik yang kamu inginkan akan terwujud bila kamu sendiri tahu caranya berusaha keras, gigih dalam kesabaran, dan menjadikan doa sebagai pengiring untuk tak pernah letih dalam berharap.

Sumber : humairoh.com

Carilah Teman yang Bisa Selalu Mengingatkanmu Pada Allah, Sungguh Istiqamah Dalam Kebaikan Itu Berat

Carilah Teman yang Bisa Selalu Mengingatkanmu Pada Allah, Sungguh Istiqamah Dalam Kebaikan Itu Berat

Hijrah, memutuskan hijrah itu sebenarnya mudah, sebab yang berat adalah istiqamahnya, maka dari itu disaat diri kita telah mantap menjadi lebih baik, sudah kembali dalam aturan-Nya, maka sebaiknya kita mencari teman yang baik pula.
Mengapa? Karena disaat kita berteman dengannya, berkumpul dengan yang mempunyai visi dan misi sama dengan kita, insyaallah kebaikan demi kebaikan akan Allah limpahkan kepada kita.

Iman Kita Itu Kadang Pasang Surut. Dan Kita Perlu Teman yang Selalu Membuat Kita Semangat Dalam Kebaikan

Kita harus tahu, bahwasannya iman kita itu ibarat air laut, dimana setiap saatnya pasti mengalami pasang surut. Dan sosok teman yang baik itu sangat dibutuhkan untuk bisa mengingatkan.

Kadang kita merasa sangat ingin berdekat-dekatan dengan Allah, kita ingin buta kepada hal keduniaan, dan seakan-akan waktu yang kita miliki hanya ingin kita gunakan untuk bersujud kepada-Nya.

Sebaliknya, kita lalai akan perintah Allah, kita menyenangi sesuatu yang Allah benci. Sehingga jika tidak ada orang yang baik disamping kita, maka besar kemungkinan kita akan terjerumus pada kemaksiatan. Na’udzubillah

Temukanlah Teman yang Baik, yang Mampu Mengingatkan Kita Pada Kebaikan

Maka carilah teman yang baik, teman yang shalehah, dan teman yang mempunyai visi dan misi yang sama dalam menjemput ridho Allah.

Karena teman yang baik dan shalehah itu insyaallah akan senantiasa mengingatkan kita pada hal-hal baik yang Allah ridhoi.

Sungguh Dari Mereka Kita Bisa Belajar Banyak Hal, Yaitu Ilmu Semakin Memantaskan Diri

Dari mereka kita bisa juga belajar banyak hal, diantaranya ilmu agar diri kita semakin pantas dengan kebaikan.

Selain itu secara lambat laun kita akan memahami tujuan islam yang meganjurkan kita berkumpul dengan orang-orang shaleh, karena insyaallah darinya kita akan banyak belajar kebaikan.

Darinya, Kita Akan Semakin Mencintai Allah, Ketika Kita Mencoba Untuk Saling Sharing Akan Kebaikan

Dan kita akan semakin mencintai Allah setelah berhijrah, ketika kita sering saling shering dan menguatkan satu sama lain dengan beragam kebaikan.

Misal, kita bertukar pengalaman hijrah, hingga akhirnya kita sadar bahwa menjadi peribadi yang lebih baik itu butuh sebuah keistiqamahan dan saling menguatkan dalam mengingat Allah..

Keinginan Baik Kita Untuk Istiqamah Akan Selalu Tumbuh Jika Setiap Saatnya Kita Bersama Orang-orang yang Baik

Serta point pentingnya adalah kita akan senantiasa istiqamah menjadikan diri kita lebih baik, hingga ajal menjemput, jika setiap saatnya orang-orang yang ada disekitar kita adalah dia yang satu misi dengan kita.

Satu misi dalam menjemput ridho Allah, satu misi dalam menjauhi larangan Allah, dan satu misi untuk selalu mendapatkan kasih sayang Allah disetiap saatnya.

Sumber : humairoh.com